"Saya khawatir addicted," alasan Faiz saat ditemui di sebuah kafe di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (20/5/2010).
Diplomat karier ini memiliki akun di facebook. Tapi dia jarang membukanya. "Saya buka sebulan sekali, buat lihat-lihat saja," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Faiz juga sempat bicara soal status sejumlah orang di facebook. Dia agak heran dengan orang yang terus mengganti-ganti statusnya.
Apakah dia takut memasang status karena pejabat publik? "Ah enggak-enggak," elak doktor lulusan Universitas Waikato, Selandia Baru, itu.
Meski demikian, dia tidak lantas menjadi anti dengan media sosial. Jadi kapan nih akan membuka akun twitter yang tengah naik pamor dan kini banyak digunakan pejabat? "Ya nantilah," kilahnya. (ndr/nrl)










































