"Penghargaan ini bukan untuk saya tapi untuk murid-murid saya. Melihat wajah merekalah saya masih mampu bertahan," ujar Eko.
Hal ini disampaikan Eko dalam acara penobatan Guru PKn terbaik nasional di Kantor MK, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (25/11/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini tidak pernah terjadi kalau mbok dulu tidak berjualan dari emper ke emperan sekadar untuk makan kami," isaknya.
Tidak hanya Eko yang terisak. Beberapa hakim konstitusi seperti Akil Mochtar, Maria Farida dan Muhamad Alim terlihat menitikkan air mata.
Eko mengaku tidak akan melupakan kunjungannya ke Jakarta dan ke Gedung MK ini. Kalau tidak ada acara ini dirinya mengaku tidak akan bisa tidur di hotel dan makan enak di Ibukota
"Sekarang saja saya masih merasa di lift," akunya.
(rdf/nrl)











































