Mukmin Faisal, Satu-satunya Peserta Munas Golkar yang Berkursi Roda

Mukmin Faisal, Satu-satunya Peserta Munas Golkar yang Berkursi Roda

- detikNews
Kamis, 08 Okt 2009 07:44 WIB
Mukmin Faisal, Satu-satunya Peserta Munas Golkar yang Berkursi Roda
Jakarta - Para peserta Munas VIII Partai Golkar di Pekanbaru, Riau, pasti akan sering melihat seorang pria separuh baya yang selalu duduk di sebuah kursi roda. Ke mana pun pria ini pergi tidak pernah meninggalkan kursi rodanya.

Mukmin Faisal namanya. Dia merupakan satu-satunya peserta Munas yang menggunakan kursi roda. Pria berusia 59 tahun itu memang tengah menjalani terapi pemulihan untuk penyakit pinggang yang dideritanya. Karena penyakit ini, selama 6 bulan Mukmin harus bersabar duduk di atas kursi roda.

β€œSaya baru operasi pinggang dua kali karena infeksi. Satu di samping kiri dan satu kanan,” kata Mukmin di ruang sidang Munas di Hotel Labersa, Pekanbaru, Riau, Kamis (8/10/2009) sekitar pukul 02.00 WIB.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Operasi itu dilakukan Mukmin 2 bulan lalu di RS Elisabeth, Singapura. Menurut keterangan dokter, dia harus bersitirahat total dan bergantung pada kursi roda setidaknya selama 6 bulan sejak operasi agar bisa pulih.

Meski dalam kondisi sakit, pria yang menjabat sebagai Ketua DPD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur ini bersikukuh terbang jauh-jauh ke Pekanbaru, Riau untuk mengikuti pelaksanaan Munas. Hal ini dilakukannya sebagai wujud keikhlasan pengabdian terhadap organisasi.

β€œKan harus ketua dan sekretaris. Saya membesarkan hati dan menjalani semuanya dengan tulus. Dan kalau saya sudah datang nggak boleh diam, harus banyak gerak supaya cepat pulih,” aku pria kelahiran Sulawesi Selatan, 13 Juni 1950 ini.

Mukmin mengaku selama ini dia tidak menjumpai kesulitan berarti di Munas karena kondisinya itu. dia telah berkomunikasi dengan pihak hotel secara baik sehingga semua keperluannya dilayani secara memuaskan.

Misalnya saja kursi roda. Dia sengaja tidak membawa kursi roda dari Balikpapan dan meminta kepada pihak hotel supaya tidak menyulitkan di jalan. Dan pihak hotel pun menyediakan kursi roda untuknya.

Mengenai pendorongnya, dia sengaja membawa 2 orang dari Balikpapan yang dia tugaskan mengantarnya ke mana-mana. Dua orang itu secara bergantian mendorong kursi roda yang didudukinya sehingga dia leluasa pergi ke manapun dalam area Munas.

β€œSaya sebenarnya bisa jalan, tapi nggak bisa jauh. Ini sudah lumayan. Dulu pas pertama saya nggak bisa jalan, lumpuh sama sekali,” ujar pria yang telah menjabat sebagai Ketua DPD Balikpapan selama 2 periode dan akan mengakhiri pada November 2009 ini.

(sho/mad)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads