Alvin Lie Lulus dari TK Senayan

Alvin Lie Lulus dari TK Senayan

- detikNews
Rabu, 30 Sep 2009 09:10 WIB
Alvin Lie Lulus dari TK Senayan
Jakarta - Pagi ini, Kamis (30/9/2009), status BlackBerry Messenger  Alvin Lie agak beda: 'Tiba saatnya wisuda dari TK Senayan'.  Ya, ini hari terakhir bagi koboi DPR itu beraktivitas. Saatnya bagi Alvin mengabdi di tempat lain, setelah  10 tahun 'sekolah' di TK Senayan.

Alvin yang kini membiarkan rambutnya makin panjang menjadi anggota DPR dari PAN sejak 1999. Sudah dua kali periode dia beraktivitas di gedung parlemen. Pda Pemilu 2009, sebenarnya Alvin kembali menjadi caleg dari PAN, namun suaranya tak cukup untuk duduk kembali di Senayan.

Saat berbincang-bincang dengan detikcom, Alvin mengaku hari ini termasuk hari istimewa. Sebab dia akan diwisuda dari TK Senayan. Tapi, mengapa dia menyebut  DPR dengan TK Senayan?

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kan Gus Dur dulu yang menyebut DPR seperti TK. Nah karena lokasinya di Senayan, berarti TK Senayan. He he," ujar Alvin Lie santai.

Bagi dia, kiprah di gedung parlemen, selain sebagai  tempat mengabdi, juga tempat untuk  menimba pengetahuan.

"Banyak pengetahuan dan pengalaman baru yang saya peroleh, baik  dari rapat-rapat komisi, pembahasan RUU maupun masukan-masukan dari masyarakat. Semuanya sangat bermanfaat dan sangat berharga. Tidak bisa didapat dari universitas mana pun," ujar dia.

Karena sudah 10 tahun di TK Senayan, bagaimana pandangan Alvin Lie tentang kualitas anggota DPR 1999-2004 dibanding periode 2004-2009? "Karakter jiwanya jauh beda. Angkatan 99-04 masih sangat kental semangat reformasi. Idealisme sangat kental. Perdebatan baik di DPR maupun MPR (proses amanden UUD) lebih intens, karena  argumen-argumen yang disampaikan berlandaskan prinsip-prinsip/ visi politik. Komprominya juga akomodasi ideologi," kata dia.

Sedangkan periode 2004-2009, kata Alvin, karakternya jauh lebih pragmatis, lebih  dilandasi 'kepentingan dan kekuasaan'. "Jadi perdebatan maupun komprominya juga berujung pragmatis," kata dia.

Alvin mengaku sudah siap meninggalkan ruang kerjanya di DPR di ruang 2032 lantai 20 Gedung Nusantara I. "Saya sudah berkemas dari kemarin. Sekarang ruangan saya sudah bersih. Yang tersisa hanya inventaris DPR," jelas dia.

Lantas, akan ke mana Alvin bergiat setelah meninggalkan DPR? Alvin yang memang memiliki background bisnis ini akan kembali mengurus usaha bisnisnya. "Aktivitas utama kembali menekuni bisnis yang selama ini saya titipkan kepada partner-partner atau manager," ujar dia.

Meski begitu, Alvin Lie akan tetap aktif di PAN sejauh masih bermanfaat untuk partai yang membesarkannya itu. "Selain tetap di PAN, saya juga akan berencana merintis usaha baru di Jakarta, memanfaatkan   jaringan dan reputasi yang saya bangun selama 10 tahun ini. Rasanya mubazir kalau terus saya tinggal full time balik kampung ke Semarang. Jadi paruh waktulah antara Semarang dan Jakarta," kata dia menutup pembicaraan.
(asy/nrl)


Berita Terkait