Demikianlah nyayian keprihatinan Iwan Fals tentang demokrasi di negara ini. Pria kelahiran 3 September 1961 ini melantunkan syair bertajuk 'Untukmu Negeri' itu dalam Aksi Sosial Solidaritas untuk JSKK (Jaringan Solidarits Korban untuk Keadilan) di kantor Kontras, Jl Borobudur, Jakpus, Senin (25/5/2009).
Dalam konser bulanan panji-panji demokrasi itu, Iwan juga berbicara tentang peran anak muda dalam mengusung perubahan. Anak-anak muda, yang merupakan agen perubahan, seharusnya tidak gugur dalam perjuangan demokrasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam acara yang juga dihadiri istri almarhum Munir, Suciwati, itu, Iwan juga sempat mengkritik beberapa kasus hukum yang tak kunjung tuntas diselesaikan.
(lrn/nrl)










































