"Ketika mencoba berkiprah di politik, ternyata kebebasan saya menjadi pengacara diganggu. Membela Soeharto dipersoalkan, membela Wiranto ngrundel," kata Assegaf yang pernah menjadi deklarator PAN ini kepada detikcom, Jumat (9/1/2009).
Assegaf mengaku tidak cocok di dunia politik. "Dalam rapat kerja DPP PAN, beberapa cabang mengusulkan kepada pemimpin PAN agar saya dipecat dan berita ini menyebar di media massa. Karena, PAN saat itu mengangkat isu pengadilan Soeharto. Sementara saya membela Soeharto. Wah ini bertolak belakang. Saya kapok berpolitik, nggak cocok di politik," beber dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































