Jaring Suara TKI, Ade Daud Bikin Posko di Malaysia

Jaring Suara TKI, Ade Daud Bikin Posko di Malaysia

- detikNews
Senin, 05 Jan 2009 14:59 WIB
Jaring Suara TKI, Ade Daud Bikin Posko di Malaysia
Kuala Lumpur - Besarnya jumlah warga negara Indonesia yang berdomisili di Malaysia menjadi pasar potensial bagi partai politik dan calon legislatif untuk Dapil DKI Jakarta II dalam rangka menjaring suara. Setelah keberadaan 8 partai politik, caleg pun tidak kalah untuk menempatkan tim suksesnya di negeri tujuan terbesar TKI ini.

Caleg asal Partai Amanat Nasional, Ade Daud Nasution, mendirikan posko Ade Daud Nasution Center di Malaysia.

"Posko ini untuk memperkenalkan dan mempopulerkan beliau kepada WNI di Malaysia," ujar Direktur Ade Daud Nasution Center,Β  Khairudin Harahap, di Hotel City Villa, Jalan Haji Husein Chowkit, Kuala Lumpur, MAlaysia, Senin (5/1/2009).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Khairuddin juga menjadi salah satu direktur lembaga konsultan politik bernama Indonesia Busness Center (IBC) di Malaysia. Menurutnya, kerjasama IBC dengan Ade bertujuan untuk menjaring suara WNI demi pemenangan pemilu.

"Kalau permintaan dari beliau melalui kerjasama dengan kita, minimum kita targetkan 50 ribu suara, atau maksimal 1 kursi disumbangkan dari Malaysia," cetusnya.

Dia mengungkapkan, lembaga konsultan politiknya memiliki track record memenangkan partai Golkar dan pasangan Wiranto-Sholahudin Wahid dalam putaran pertama pemilu 2004 lalu. Karena alasan itulah, menurut Khairudin, Ade memilih bekerja sama dengan IBC untuk pemilu 2009. "Meskipun saya memiliki latar belakang partai berbeda dengan Ade yang merupakan caleg PAN untuk dapil DKI II," imbuhnya.

ADN Center ini, lanjut dia, terbuka bagi setiap WNI di Malaysia yang ingin mengetahui perihal Pemilu 2009 dan profil caleg Ade.

Ade sendiri mengatakan, jumlah WNI di Malaysia adalah yang terbesar di luar negeri. Karena itu, menurut dia sosialisasi mengenai pemilu terhadap WNI di Malaysia harus gencar dilakukan untuk peningkatan partisipasi pemilih.

"Dengan posko ini, saya optimis targetnya mudah-mudahan tercapai," pungkas Ade.

Dari sekitar 2 juta WNI di Malaysia, daftar pemilih tetap mencapai lebih dari 850 ribu yang tersebar di wilayah Semenanjung dan Malaysia Timur. Sebagian besar calon pemilih yang terdaftar adalah TKI.

Dapil DKI II dipastikan menjadi arena panas perebutan suara pada pemilu legislatif 2009, terutama suara dari TKI di Malaysia. Sejumlah partai politik melebarkan sayapnya di Malaysia, seperti Golkar, PDI Perjuangan, PKB, PKS, PAN, Partai Demokrat, Hanura, dan PKNU.

Ade merupakan Caleg PAN nomor urut 4. Sebab, selain Ade sejumlah nama yang juga bakal memperebutkan suara TKI, antara lain putra presiden SBY Edhie Baskoro, Ketua PKB Malaysia M Machrodji Maghfur, Ketua PD Malaysia Wawan Syakir Darmawan, putera anggota DPR F-PG Jerry A K Sambuaga, dan Sekjen PKNU Alwi Shihab.

(rmd/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads