"Saya punya cita-cita untuk pengabdian masyarakat," ujar pria yang akrab dipanggil Miing ini di acara launching Jakarta Political Club di Hotel Ritz Charlton Jl Jend. Sudirman, Jakarta, Selasa (16/12/2008).
Miing mengaku serius terjun ke dunia politik bukan cuma latah. Ia bahkan mengaku sudah terjun ke dunia politik sejak 1992. Saat itu ia menjabat pengurus ICMI (Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia) dan ikut organisasi politik.
Bila sekarang Miing maju menjadi caleg, itu hanyalah masalah waktu. Personel grup lawak Bagito itu ingin menggenapkan karir di bidang hiburan menjadi 30 tahun. "Saya hanya ingin menggenapkan usia saya 30 tahun di entertain dari tahun 1978 hingga tahun 2008. Saya kira cukup lengkaplah di bidang kesenian," kilah Miing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seperti sebuah bangunan atau rumah yang dipenuhi instrumen pendukung seperti pasir, batu, semen. Maka dalam politik juga mempunyai instrumen seperti teori marketing, teori psikologi, teori perang, teori selling dan teori defence serta offense," ujar Miing.
Tentang banyaknya artis yang banting setir menjadi politisi, Miing menilainya sebagai sebuah tren yang sudah berlangsung lama. "Tapi saya bukan bagian dari tren itu," kata Miing. (fiq/iy)











































