Alkisah, pada tahun 1999 Anton mendadak sering merasa kehilangan kendali dan pandangan suka menjadi gelap secara tiba-tiba. Setelah berkonsultasi dengan dokter kepercayaannya, Suwandi, ia dinyatakan tidak mengidap penyakit apa-apa. Namun Suwandi menyarankan Anton untuk menggunakan terapi urine.
Awalnya Anton yang pernah mengajar karate di Kopassus tahun 1978 ini enggan menuruti saran Suwandi. Namun setelah mendapatkan penjelasan yang masuk akal bahwa mengkonsumsi salah satu biang racun yang dibuang oleh
tubuh bisa menyembuhkan segala penyakit di seluruh tubuh, maka ia menerapkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayah 5 orang anak ini mengaku setelah mengkonsumsi urine keluhan fisiknya tidak pernah datang kembali. Karena itu ia berinisiatif untuk membalurkan urinenya keseluruh tubuh saat mandi pagi. Ritual mandi urine itu dimulai dari tahun 2003 dan berlanjut hingga kini.
Mandi urine ini ternyata mujarab. Kulit caleg dari dapil III Jakarta ini menjadi lebih putih dan halus. Dia meminta detikcom menyentuh kulitnya untuk membuktikan.
Bahkan Anton juga mengimbau pembaca detikcom untuk mencoba terapi urine seperti dirinya agar punya kulit halus. Menurut guru besar Lemkari ini tidak perlu mahal untuk memutihkan kulit.
"Hasilnya Anda lihat sendiri kan, lalat dan nyamuk pasti terpeleset jika mendarat dikulit saya," canda Anton. (ron/nrl)











































