Perempuan muda itu adalah Wasekjen dari partai Barnas bernama Hilda Thawila. Perempuan berambut panjang kelahiran 36 tahun yang lalu ini tampak tergesa-gesa memasuki ruangan per kuliahan. Hilda memasuki ruangan dengan membawa beberapa tas besar-besar dan kemudian duduk di salah satu bangku yang berada di tengah ruangan, tentunya setelah meletakkan bawaanya di salah satu sudut ruangan.
"Sorry telat Prof, baru pulang dari Kalimantan Barat soalnya dan langsung ke kampus," kata Hilda kepada dosen yang mengajar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa jam berselang tiba saatnya waktu istirahat datang. Semua yang ada di ruangan tentunya keluar ruangan sambil menyempatkan diri mencicipi makanan dan minuman yang telah disediakan. Saat itulah Hilda keluar sambil garuk-garuk badannya beberapa kali.
Kontan saja itu menjadi pusat perhatian dari para pria yang berada didekatnya, pasalnya sosok seorang Hilda bisa membuat segar mata para pria. Dan benar akhirnya ada celetukan pertanyaan yang dilontarkan salah satu teman pria yang bernama Ferry.
"Kenapa badannya, Bu?" tanya Ferry kepada Hilda yang baru keluar dari pintu ruangan.
Dengan cepat dan cueknya Hilda menjawab "Saya belum mandi nih dari semalam," kata Hilda santai dan cuek.
Jawaban singkat Hilda sontak membuat para teman prianya saling melirik satu sama lain. Kemudian Ferry bertanya kembali, "Memang kenapa belum mandi, tidak ada air di sana?" kata Ferry.
"Bukan begitu, tadi saya kesiangan dan takut telat," Jawab Hilda.
Jawaban dari Hilda ternyata tidak membuat pertanyaan habis sampai disitu saja, pertanyaan susulan pun akhirnya tiba.
"Memang biasa tidak mandi, yah?" masih kata Ferry.
"Iya kalau memang kepepet seperti tadi," kata Hilda sambil berlalu karena sadar tinggal dirinya seorang yang perempuan berada di depan ruangan. (ron/irw)











































