"Saya itu dulu cuma tiga minggu pelatihan baris-berbaris di Lapangan Banteng pada saat mobilisasi masa tahun 1962 di depan Jenderal Nasution," kata Juwono usai dilantik menjadi anggota Pepabri oleh Ketua Dewan Pepabri, Agum Gumelar, di Dephan, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (20/10/2008).
Juwono pun mengaku pendidikan militer cukup sangar saat ia
merasakan langsung kerasnya pendidikan ala militer.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juwono pun berharap bisa menjadi meneladani sikap dan pengorbanan anggota Pepabri. "Jangan hanya jadi tentara salon saja," ujarnya sambil bercanda.
Pada pelantikan ini Juwono juga berdandan ala anggota Pepabri lengkap dengan jas coklat dan kopiah hitam dengan lencana Pebabri.
Di depan para anggota Pepabri Juwono sempat curhat mengenai anggaran bidang pertahanan dan keamanan yang dipotong. Namun ia menjelaskan hal tersebut masih bisa diatasi.
"Kita mempertajam penggunaan anggaran agar setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar untuk kepentingan rakyat yang kita lindungi" ungkapnya.
Dalam pelantikan ini hadir pula para sesepuh TNI dan Polri seperti Wismoyo Arismunandar, Hari Sabarno dan Badarusman.
(rdf/aan)











































