"Kami memberikan Brave Award karena keberaniannya mengungkapkan kebenaran fakta aliran dana BI ke DPR," kata koordinator BEM, Wahyu, mahasiswa IPB Bogor Fakultas Pertanian, kepada wartawan dalam konferensi pres di Galeri Cafe TIM, Jakarta, Selasa (16/9/2008).
Gabungan BEM yang terdiri dari beberapa kampus di Jabodetabek seperti IPB, UNJ dan UIN Syarif Hidayatullah ini juga memberikan sebuah perangkap tikus sebagai simbol untuk terus tetap mengungkap kasus korupsi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu apa tanggapan Agus Condro yang mendapat penghargaan?
"Saya merinding. Saya merinding karena yang mengucapkan mahasiswa di mana mahasiswa merupakan organisasi tanpa kepentingan politik," ujar Agus yang memakai hem putih lengan pendek ini.
Penghargaan Brave Award ini, kata lelaki paruh baya yang rambutnya telah dimakan uban tersebut, menjadikannya semakin yakin dirinya telah di jalan yang benar.
"Dan semakin mendorang diri saya pada kasus dugaan suap itu agar terungkap tuntas, baik di parleman maupun partai," pungkas lelaki yang mengaku gaptek ini. (asp/sho)











































