Namun bagi Wanda Hamidah, dipasang foto atau tidak, bukan masalah. Sebagai salah satu artis yang menjadi caleg PAN, Wanda tidak merasa dirugikan.
"Kenapa harus rugi, peraturan kan dibuat bukan untuk kepentingan partai, tapi untuk masyarakat," kata sarjana hukum Universitas Trisakti ini kepada detikcom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi bukan untuk kepentingan si caleg itu," lanjut Wanda.
Meski begitu, perempuan cantik yang memang telah aktif di PAN sejak beberapa tahun lalu ini mengusulkan, foto dimuat dalam surat suara khusus untuk orang-orang yang buta aksara.
"Kalau pun tidak, dipasang di luar bilik TPS, agar mereka bisa melihat gambar caleg yang akan dipilih," ujar Wanda.
Ibu dua anak yang sedang hamil anak ketiga ini mulai aktif di PAN sejak 1999. Saat itu, Wanda yang tertarik dunia politik dikenalkan dengan Amien Rais oleh seorang rekannya.
Mulai dari situ, istri Cyril Rahul Hakim (yang juga kader PAN) ini pun jatuh cinta dengan partai yang mengusung semangat reformasi ini. Meski belum dicalegkan, pada Pemilu 1999, Wanda sudah aktif berkampanye untuk PAN yang kini diketuai oleh Sutrisno Bachir.
Sebelumnya, KPU mengusulkan surat suara hanya berisi nama caleg untuk menghemat kertas. Berbagai tanggapan muncul setelah usulan itu dilansir. (ken/nrl)











































