Ia mengaku banyak laporan dan aduan masyarakat yang tidak seharusnya dilaporkan ke KPK justru dilaporkan ke KPK. Bahkan kasus-kasus yang aneh dan lucu pun sempat mampir di mejanya.
"Sejak 27 Juli lalu ada ibu yang suaminya PNS nggak pulang-pulang kok lapornya ke KPK," ucapnya berseloroh di hadapan anggota Komisi X DPR RI, Senayan Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu juga, lanjut Ansari, banyak aduan-aduan lainnya yang seharusnya tidak mampir di kantornya, harus tercampur dengan kasus-kasus kelas kakap yang ditangani KPK. "Sampai-sampai ada lurahnya korupsi pun lapor ke kami," ungkapnya sambil tersenyum.
Pria berkacamata dan berkumis tebal ini menjelaskan bahwa ruang gerak pemberantasan korupsi yang ditetapkan oleh undang-undang bagi KPK lebih diarahkan pada subjek penyelenggara negara dan para penegak hukum.
"Hanya penyelengara negara dan penegak hukum, itu kenapa banyak laporan yang salah masuk karena kekurangan kami kurang sosialisasi," jelasnya.
(hen/iy)











































