LSI Network: Jokowi-JK Belum Tentu Menang!

LSI Network: Jokowi-JK Belum Tentu Menang!

- detikNews
Senin, 07 Jul 2014 16:27 WIB
LSI Network: Jokowi-JK Belum Tentu Menang!
(Foto: Donatus Putra/Detikcom)
Jakarta -

Meskipun hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network teranyar menunjukkan pasangan Jokowi-JK masih unggul dari Prabowo-Hatta, namun peneliti LSI, Fitri Hari menekankan belum tentu Jokowi-JK akan memenangi Pilpres 9 Juli nanti.

"Jokowi-JK sementara unggul tipis, tapi belum tentu aman karena dukungannya masih di bawah 50 persen," kata Fitri dalam konferensi pers hasil survei LSI β€˜Kebangkitan Seminggu Terakhir, Head to Head Jokowi-JK vs Prabowo-Hatta’ di kantor LSI, Jl. Pemuda, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (7/7/2014).

Menurut pandangan Fitri, ada beberapa penyebab yang harus diwaspadai oleh kedua kontestan. Yaitu masalah pemilih mengambang, tingkat golput, dan manuver yang mungkin terjadi pada masa tenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengenai pemilih mengambang, Fitri menjelaskan jumlah pemilih mengambang dalam survei LSI terbaru mencapai 8 persen. Lebih besar dari selisih kemenangan antarkedua pasangan yang hanya 3,60 persen. Artinya, pemilih mengambang ini sangat menentukan kontestasi pada Pilpres 9 Juli nanti.

Selain itu, menurut Fitri, pergerakan suara di hari tenang tidak dapat terekam lagi karena survei sudah berakhir. Hal ini menyebabkan pergerakan serta peralihan suara masih sangat dinamis.

Masalah golput juga harus menjadi perhatian bagi kedua pasang capres-cawapres. "Jumlah golput sekitar 20-30 persen, yang jika lebih banyak dari pendukung Jokowi-JK tentu bisa membalik kemenangan," kata Fitri. Fitri menjelaskan perihal golput ini harus diwaspadai kubu Jokowi-JK.

Di samping faktor pemilih mengambang dan golput, Fitri juga mengingatkan akan adanya kemungkinan manuver atau kejadian luar biasa dari kedua pasangan hari tenang. "Ini yang tidak bisa diduga dan membuat kedua pasangan masih mungkin saling mengalahkan," ujar Fitri menegaskan.

(brn/brn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads