“Pasangan Prabowo-Hatta masih punya peluang menyalip karena swing voter masih 8 persen, namun Jokowi-JK masih unggul sementara,” kata peneliti LSI Network Fitri Hari dalam jumpa pers Hasil Temuan Analisi Survei Nasional LSI Network di Kantor LSI Jl. Pemuda, Rawamangun, Jaktim, Senin (7/7/2014).
Dalam hasil survei bertajuk ‘Kebangkitan di Minggu Terakhir Head to Head Jokowi-JK VS Prabowo-Hatta’ ini, hal yang menjadi sorotan LSI Denny JA ini yaitu untuk pertama kalinya selisih membesar.
Dari 2013 hingga akhir Juni 2014, selisih kedua capres selalu mengecil. Di Juli 2014, untuk pertama kali selisihnya membesar. Berikut perbandingannya:
Sept 2013
Jokowi-JK: 50.30%
Prabowo-Hatta 11.10%
Selisih: 39.20%
Maret 2013
Jokowi-JK: 46.30%
Prabowo-Hatta: 22.10%
Selisih: 24.20%
Awal Mei+wakil 2014
Jokowi-JK: 35.42%
Prabowo-Hatta: 32.75%
12.67%
Awal Juni
45% Jokowi-JK
38.7% Prabowo- Hatta
6.3% Selisih
Akhir Juni
43.5% Jokowi-JK
43% Prabowo-Hatta
0.5% Selisih
Awal Juli
47,80% Jokowi-JK
44,20% Prabowo-Hatta
3,60% Selisih
(brn/brn)











































