Perbandingan antara pileg 2009 terkait praktek politik uang, 34% responden menilai lebih banyak terjadi pada tahun 2014. Sementara hanya 10% yang menganggap politik uang pada pileg 2014 lebih sedikit dibanding pileg 2009. Kemudian 26% percaya politik uang 2014 sama dengan 2009 dan 30% memilih tidak berpendapat.
Selain itu, data dari hasil survei ini menyatakan 15% responden mengaku pernah ditawari uang, 5% mengetahui ada kenalan yang ditawari dan 74% mengaku tidak pernah ditawari. Masih terkait dengan proses jual beli suara, sebanyak 29% responden menyebut banyak caleg membantu membangun berbagai fasilitas jelang pemilu. Misalnya seperti memberikan sumbangan/bantuan untuk warga di sekitar tempat tinggal responden untuk membangun/memperbaiki jalan, jembatan, sarana irigasi, rumah ibadah, dan membayarkan berbagai macam kegiatan kemasyarakatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei ini dilaksanakan pada 1-10 Juni 2014. Metode survei yang digunakan adalah wawancara langsung dengan responden. Jumlah responden sebanyak 2.009 orang dengan sample acak tersebar di seluruh Indonesia. Margin of erorr dalam survei ini adalah +- 2,2% dengan tingkat kepercayaan 95%.
(ear/van)











































