"Saat ini pertumbuhan elektabilitas Prabowo sangat tinggi karena masing-masing kubu saling melempar kritik," ujar peneliti senior PDB Agus Herta dalam jumpa pers hasil survei PDB 'Adu Sprint Elektabilitas Capres' di Puri Denpasar, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (14/6/2014).
Agus mengatakan, dari hasil survei PDB elektabilitas capres cawapres yang dilakukan pada 6 hingga 11 Juni, pasangan Prabowo-Hatta memimpin dengan 31,8 %, menyalip elektabilitas Jokowi-JK 29,9%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Survei dilakukan melalui wawancara via telepon pada 6-11 Juni 2014. Responden dipilih secara acak sistematis berdasarkan kan buku petunjuk PT Telkom. Jumlah sampel responden sebanyak 1.200 orang mewakili masyarakat pengguna telepon di 33 provinsi, 170 kota di Indonesia. Margin error +/- 2,8% pada tingkat kepercayaan 95%. Survei ini dilakukan di hampir separuh kota di Indonesia sehingga survei ini menggambarkan masyarakat Indonesia daerah perkotaan yang memiliki telepon residensial.
(rni/rmd)











































