Prabowo Dinilai Gagal Manfaatkan Debat Capres untuk Dongkrak Elektabilitas

Prabowo Dinilai Gagal Manfaatkan Debat Capres untuk Dongkrak Elektabilitas

- detikNews
Selasa, 10 Jun 2014 14:28 WIB
Prabowo Dinilai Gagal Manfaatkan Debat Capres untuk Dongkrak Elektabilitas
Jakarta - Lembaga survei Cyrus Network menyebut, acara debat calon presiden dan wakil presiden yang digelar Senin (9/6/2014) malam menjadi salah satu pertimbangan calon pemilih di pilpres nanti. Ada 30 persen calon pemilih yang mengaku mempertimbangkan debat sebagai preferensi untuk memantapkan pilihan.

Warga bisa saja mengubah pilihannya setelah melihat debat capres dan cawapres. Hal ini mestinya digunakan oleh kedua capres untuk memperlebar selisih suara, atau sebaliknya memperkecil tingkat elektabilitas. Khususnya untuk kubu capres-cawapres Prabowo Subianto-Hatta Raja yang tertinggal sebesar 12,5 persen dari duet Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Sayang, sepertinya kesempatan ini gagal dimanfaatkan pada acara debat putaran pertama," kata Direktur Eksekutif Cyrus Network Hasan Nasbi saat menggelar jumpa pers di Menteng, Jakarta Pusat Selasa (10/6/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sehingga menurut Hasan, karena tidak ada kejutan berarti dari Prabowo Subianto dalam debat tadi malam, Cyrus memprediksi hingga saat ini perolehan elektabilitas Jokowi-JK sebesar 53,6% dan Prabowo-Hatta sebesar 41,1%.

Angka itu tak jauh beda dengan tidak akan berubah jauh dengan hasil survei yang dilakukan pada periode 25-31 Mei 2014. Survei terbaru ini memiliki angka unidentified voters tinggal sekitar 5%. Dari 5% tersebut, preferensi mereka tetap bisa dipetakan dengan instrument lanjutan. Sekitar 2,9% cenderung memilih Jokowi-JK, sementara 0,8% cenderung memilih Prabowo-Hatta, dan sisanya tetap merahasiakan pilihan.

(erd/van)


Berita Terkait