Jakarta -
Pemilihan presiden dan wakil presiden pada 9 Juli mendatang diperkirakan bakal berlangsung ketat. Lembaga survei Populi Center memprediksi selisih elektabilitas dua pasang calon presiden dan calon wakil presiden hanya sekitar 5 sampai 15 persen.
"Pilpres akan berlangsung ketat, Kedua pasangan ini masih memiliki peluang menang yang sama karena perbedaannya tidak terlalu jauh," kata Ketua Populi Center Nico Harjanto di Jakarta, Rabu (4/6/2014).
Kunci kemenangan di pilpres tahun ini menurut dia terletak pada kepandaian masing-masing capres menggaet suara pemilih mengambang yang jumlahnya mencapai 15 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hasil survei Populi Center menunjukkan bahwa, jika pemilihan presiden dilakukan hari ini maka pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla akan keluar sebagai pemenang. Elektebilitas duet yang diusung PDI Perjuangan, Partai Hanura, Partai NasDem, dan PKB ini mencapai 47,5 persen. Sementara tingkat keterpilihan pasangan Prabowo-Hatta di angka 36,9 persen.
Dari survei Populi terlihat bahwa ada 14,4 persen responden yang belum menentukan pilihan. Sementara responden yang memutuskan untuk tidak memilih alias golput mencapai 1,2 persen.
(erd/rmd)