Berdasarkan survei pencapresan yang dirilis sejumlah lembaga, nama Ical sering menempati jajaran papan atas nama-nama potensial, bersaing dengan Joko Widodo dari PDIP, Prabowo Subianto dari Partai Gerindra, atau Wiranto dari Hanura. Namun demikian, Jusuf Kalla (JK) sama sekali tak bisa dipandang sebelah mata.
Berdasarkan survei Soegeng Sarjadi School of Government (SSSG) yang dirilis pada 13 Maret 2014, Nama JK bahkan mengungguli Ical. Berikut hasil survei tingkat elektabilitas capres yang menggunakan 1.250 responden ini:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Prabowo 10,64%
3. JK 6,08%
4. Wiranto 4,96%
5. Aburizal Bakrie 1,12%
6. Megawati 1,04%
Tdk tahu 32,20%
Lainnya 3,68%
Berdasarkan survei Indikator Politik pimpinan Burhanudin Muhtadi yang dirilis tanggal 18 Maret 2014, nama Ical mengungguli JK. Ical bahkan unggul tiga peringkat dari JK. Berikut hasil surveinya ketika 2.050 responden ditanyai soal capres secara spontan:
1. Joko Widodo: 22,4%
2. Prabowo Subianto: 12%
3. Wiranto: 5,9%
4. Aburizal Bakrie: 4,9%
5. Megawati Soekarnoputri: 2,7%
6. Rhoma Irama: 2,1%
7. Jusuf Kalla: 1,6%
8. Dahlan Iskan: 1,2%
9. Susilo Bambang Yudhoyono: 0,9%
10. Yusril Ihza Mahendra: 0,4%
11. Hatta Rajasa: 0,4%
12. Surya Paloh: 0,4%
13. Mahfud MD: 0,3%
14. Hari Tanoesoedibjo: 0,2%
15. Barnabas Suebu: 0,2%
Nama Lain: 0,1%
Belum menentukan pilihan: 43,4%
Survei Roy Morgan yang dirilis pada 30 Maret 2014 juga masih menunjukkan keunggulan elektabilitas Ical dibanding Jusuf Kalla. Berikut ini data lengkapnya:
1. Joko Widodo : 41 persen
2. Prabowo Subianto : 17 persen
3. Aburizal Bakrie : 11 persen
4. Wiranto : 7 persen
5. Jusuf Kalla : 5 persen
6. Megawati Soekarnoputri : 4 persen
7. Dahlan Iskan : 4 persen
8. Mahfud Md : 3 persen
9. Hatta Rajasa : 2 persen
Lalu bagaimana dengan Akbar Tanjung? Akbar yang sempat berucap soal kesediaanya menjadi cawapres ini ternyata juga masuk hitungan sebagai tokoh potensial dalam survei Freedom Foundation yang dirilis pada 20 Maret 2014.
Akbar diprediksi bakal moncer sebagai cawapres jika berpasangan dengan cawapres Joko Widodo (Jokowi). Bahkan pasangan Jokowi-Akbar memperoleh 44,6 persen alias lebih unggul dari pasangan Ical-Jokowi dengan perolehan 33,7 persen.
Berikut simulasi Akbar jika dipasangkan sebagai cawapres dengan beberapa tokoh (dalam persen):
Jokowi-Akbar Tanjung 44,6%
Prabowo-Akbar Tanjung 28,3%
Dahlan Iskan-Akbar Tanjung 23,9%
ARB-Akbar Tanjung 21,2%
Mahfud MD-Akbar Tanjung 14,4%
Megawati-Akbar Tanjung 11,7%
Pramono-Akbar Tanjung 5,6%
(dnu/trq)










































