Dalam semua simulasi Jokowi unggul sebagai capres. Namun perbedaan pasangan cawapres mempengaruhi perolehan suara.
"Simulasi 3 nama pasangan calon presiden - wakil presiden dan calon presiden dari PDIP adalah Jokowi, maka Jokowi - JK unggul dibandingkan Prabowo – Hatta dan ARB – Muhaimin. Dukungan terhadap Jokowi sedikit menurun jika berpasangan dengan Puan," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, dalam paparan survei di Kantor Indo Barometer di Jl Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2014).
Survei ini dilakukan Indo Barometer bekerjasama dengan LPP UI pada tanggal 14 – 25 Februari 2014. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden sebesar 1.200 orang (margin of error sebesar ± 3,0% pada tingkat kepercayaan 95%).
Responden dipilih dengan metode multistage random sampling untuk menghasilkan responden yang mewakili seluruh populasi publik dewasa Indonesia (berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan). Pengumpulan data dengan wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner.
Berikut 4 simulasi Pilpres 2014:
Jokowi-Jusuf Kalla: 37,9%
Prabowo-Hatta: 20,8%
ARB-Muhaimin: 12,9%
Jokowi-Puan: 35,0%
Prabowo-Hatta: 23,6%
ARB-Muhaimin: 13,1%
Jokowi-Prananda Prabowo: 33,7%
Prabowo-Hatta: 23,4%
ARB-Muhaimin: 12,8%
Jokowi-Hatta: 37,1%
Prabowo-Pramono Edhie: 18,4%
ARB-Muhaimin: 12,7%
(van/nrl)











































