Jokowi Belum Menang Satu Putaran, Prabowo dan Ical Mengancam

Jokowi Belum Menang Satu Putaran, Prabowo dan Ical Mengancam

- detikNews
Rabu, 12 Mar 2014 13:53 WIB
Jokowi Belum Menang Satu Putaran, Prabowo dan Ical Mengancam
Jakarta - Survei yang dilakukan Indo Barometer menunjukkan elektabilitas Jokowi berada di kisaran 39-40%. Angka ini belum cukup membuat Jokowi menang satu putaran. Sementara itu dua capres di bawah Jokowi yakni Prabowo Subianto dan Aburizal Bakrie mulai mengancam.

Indo Barometer melakukan sejumlah simulasi capres. Jika nama Jokowi tidak dimasukkan maka capres Partai Gerindra Prabowo Subianto jadi capres terkuat di urutan pertama, disusul capres Golkar Aburizal Bakrie.

"Simulasi 12 nama calon presiden dan capres PDIP adalah Megawati Soekarnoputri, maka Prabowo Subianto yang paling banyak dipilih (29%), disusul Aburizal Bakrie (14,5%), Megawati Soekarnoputri (12,4%), dan Wiranto (10,5%). Namun, jika capres PDIP adalah Joko Widodo, maka dukungan pemilih paling tinggi terhadap Joko Widodo (37,5%), disusul Prabowo Subianto (18,5%) dan Aburizal Bakrie (12,9%)," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari, dalam paparan survei di Kantor Indo Barometer di Jl Tebet Barat Dalam, Jakarta Selatan, Rabu (12/3/2014).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perolehan suara Prabowo Subianto memang perlahan-lahan mulai merangkak naik. Pun demikian perolehan suara Ical yang perlahan-lahan menanjak, meski masih jauh dari elektabilitas Jokowi.

"Simulasi 3 nama capres, dan capres PDIP adalah Mega, maka Prabowo paling banyak dipilih disusul Aburizal Bakrie dan Mega. Namun jika capres PDIP Jokowi maka dukungan pemilih paling tinggi terhadap Jokowi disusul Prabowo dan Aburizal Bakrie," kata Qodari.

Survei ini dilakukan Indo Barometer bekerjasama dengan LPP UI pada tanggal 14 – 25 Februari 2014. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia dengan jumlah responden sebesar 1.200 orang (margin of error sebesar Β± 3,0% pada tingkat kepercayaan 95%).

Responden dipilih dengan metode multistage random sampling untuk menghasilkan responden yang mewakili seluruh populasi publik dewasa Indonesia (berusia 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan). Pengumpulan data dengan wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner.

Simulasi 12 nama capres tanpa Jokowi:

1. Prabowo Subianto: 29,0%
2. Aburizal Bakrie: 14,5%
3. Megawati Soekarnoputri: 12,4%
4. Wiranto: 10,5%
5. Hatta Rajasa: 3,4%
6. Dahlan Iskan: 2,1%
7. Surya Paloh: 1,8%
8. Muhaimin Iskandar: 1,8%
9. Suryadharma Ali: 0,7%
10. Yusril Ihza Mahendra: 0,6%
11. Anis Matta: 0,3%
12. Sutiyoso: 0,1%

Simulasi 12 nama capres dengan Jokowi:

1. Joko Widodo: 37,5%
2. Prabowo Subianto: 18,5%
3. Aburizal Bakrie: 12,9%
4. Wiranto: 7,3%
5. Hatta Rajasa: 2,0%
6. Surya Paloh: 1,7%
7. Muhaimin Iskandar: 1,3%
8. Dahlan Iskan: 0,7%
9. Yusril Ihza Mahendra: 0,6%
10. Suryadharma Ali: 0,5%
11. Sutiyoso: 0,1%
12. Anis Matta: 0,1%

Simulasi 4 nama capres tanpa Jokowi:

1. Prabowo Subianto: 32,7%
2. Aburizal Bakrie: 15,5%
3. Megawati Soekarnoputri: 13,0%
4. Wiranto: 13,0%

Simulasi 4 nama capres dengan Jokowi:

1. Jokowi: 38,4%
2. Prabowo Subianto: 20,3%
3. Aburizal Bakrie: 13,7%
4. Wiranto: 8,5%

Simulasi 3 capres tanpa Jokowi:

1. Prabowo Subianto: 38,0%
2. Aburizal Bakrie: 16,6%
3. Megawati Soekarnoputri: 14,9%

Simulasi 3 capres dengan Jokowi:

1. Jokowi: 41,7%
2. Prabowo Subianto: 22,4%
3. Aburizal Bakrie: 14,0%

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads