"Faktor Jokowi besar pengaruhnya bagi PDIP pada pileg besok dengan potensi kontribusi 10%, artinya jika Jokowi dinyatakan sebagai capres sebelum Pileg maka PDIP akan meraih suara paling sedikit 30%, namun jika tidak PDIP hanya akan memperoleh suara sekitar 20%," ujar Direktur Eksekutif Cirus Surveyor Group Andrinof Chaniago dalam konferensi pers di Kantornya, Pancoran Barat, Jakarta Selatan, Sabtu (8/3/2014).
Menurut Andrinof bahkan Jokowi akan melejit jika dipasangkan dengan siapapun. Sementara itu capres Gerindra Prabowo Subianto meski merangkak naik namun tetap masih belum bisa mengungguli Jokowi meski dipasangkan dengan siapapun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berikut hasil pilpres yang disimulasikan dalam survei Cirus:
1. Elektabilitas bakal capres Simulasi 4 pasangan
Jokowi-Puan: 38,5%
Prabowo-Hatta: 20,6%
Win-HT: 11,7%
Aburizal Bakrie (Ical)-Mahfud MD: 9,0%
Tidak tahu: 20,2%
2. Elektabilitas bakal capres simulasi 3 pasangan
Jokowi-Jusuf Kalla (JK): 52,8%
Prabowo-Dahlan: 20,5%
Ical-Mahfud: 9,9%
Tidak tahu: 16,9
3. Elektabilitas bakal capres simulasi 3 pasangan
Jokowi-Mahfud MD: 47,6%
Prabowo-Suryadharma: 21,1%
Ical-khofifah: 9,4%
Tidak tahu: 21,9%
4. Elektabilitas bakal capres simulasi 3 pasangan
Jokowi-Agus Marto: 43,5%
Prabowo-Hidayat Nurwahid: 22,4%
Ical-Dahlan 11,5%
Tidak tahu: 22,6%
5. Elektabilitas bakal capres simulasi 3 pasangan
Jokowi-Hatta: 44,7%
Prabowo-JK 26,5:
Ical-Hidayat Nurwahid: 9,4%
Tidak tahu: 19,4%
6. Elektabilitas bakal capres simulasi 2 pasangan
Jokowi-JK: 57,3%
Prabowo-Hidayat Nurwahid: 23,1%
Tidak tahu: 19,6%
(bpn/van)










































