Pintu Kaca Plasa Surabaya Cederai Pengunjung

Suara Pembaca

Pintu Kaca Plasa Surabaya Cederai Pengunjung

- detikNews
Selasa, 19 Agu 2008 09:38 WIB
Pintu Kaca Plasa Surabaya Cederai Pengunjung
Keluhan
Insiden pengunjung nambrak kaca di pusat perbelanjaan Plasa Surabaya ternyata sudah kerap terjadi. Namun, ternyata tak ada perhatian khusus dari sang pengelola.

Peristiwa itu juga dialami anak saya Rayhan Alifian (6). Namanya juga bocah. Di saat menanti sang Ibu antre di Breadtalk. Dia berlari-lari di sekitar pintu timur Plasa Surabaya, Minggu (17/8/2008) malam.

Tanpa diduga, tiba tiba terdengar suara keras sekali, Brak!!!. Suara itu membuat para pengunjung di sekitarnya menoleh ke sumber suara. Rayhan jatuh terjerembab sambil meringis kesakitan memegang dahinya yang benjol.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia membentur pintu kaca tebal yang posisi dibuka sehingga daun pintunya terkesan mengganggu jalan. Apalagi di tempat itu berjubel antrean pembeli roti Breadtalk.

Si bocah yang kesakitan itu pun lantas ditolong oleh orang tuanya. Seorang satpam wanita plasa tersebut kemudian menghampiri si korban. "Tidak apa-apa?" tanyanya. Kemudian di petugas keamanan berseragam hitam ini mengakui bahwa di lokasi itu memang sering memakan korban.

"Sudah banyak juga yang nambrak pintu kaca itu," katanya sembari mengulurkan sebotol minyak untuk mengobati kepala si bocah. Namun, minyak itu ditolak orang tuanya. "Yang saya butuhkan air putih. Anak ini kaget dan syok," kata si orang tuanya.

Lokasi kejadian ini memang layak memakan korban. Sebab dari dua pintu di gerbang timur yang dibuka hanya satu. Sehingga konsentrasi pengunjung di pintu tersebut. Lha yang satu tidak dibuka kenapa?

Ternyata setelah diamati pintu itu sengaja ditutup demi antrean roti Breadtalk yang setiap mengular. Padahal jika memang antrean panjang mestinya pengelola plasa meminta pengusaha Breadtalk untuk tidak menempatkan kasirnya di dekat pintu. Karena jelas itu menghalangi jalan pengunjung lainnya.

Ataukah ini strategi Breadtalk saja. Mereka sengaja menempatkan kasirnya di dekat pintu supaya terlihat jika produknya laku dengan terlihatnya antrean panjangnya. Dan mungkin memang penutupan satu pintu di Plasa Surabaya ini memang sudah menjadi kesepakatan mereka.

Apakah demi bisnis harus mencederai konsumen?

Budi
Tambaksari Selatan VII/7 Surabaya
bocahdesa@gmail.com
08121769686



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads