Keluhan
Pada tanggal 9 Agustus 2008 kami bersama orang tua pergi ke Kota Blitar Jawa Timur menggunakan kereta api Gajayana dengan tiket nomor 13 A, B, C, D di gerbong 1. Namun, ternyata kursi yang tersedia di dalam gerbong 1 hanya nomor 13 A dan B saja. Kondektur memindahkan kami ke gerbong 2 dengan kursi nomor 9 A, B, C, D. Ternyata sampai di Yogyakarta ada penumpang naik dengan tiket nomer kursi tersebut sehingga oleh kondektur pengganti yang naik dari Yogyakarta kami harus dipindahkan kembali ke kursi lain yang tempatnya terpencar satu sama lain di gerbong yang berbeda.
Selain kami ternyata ada 5 orang penumpang yang naik di Yogyakarta tidak mendapatkan kursi. Ini merupakan suatu kecerobohan atau bahkan mungkin suatu kecurangan yang sangat memalukan yang dilakukan oleh perusahaan kereta api Indonesia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
hal ini bisa terjadi. Padahal pemesanan tiket melalui program komputer.
Kiranya informasi ini dapat menjadi masukan bagi menteri perhubungan dalam rangka melakukan pembersihan internal perusahaan kereta api Indonesia dari oknum-oknum yang merugikan masyarakat.
Bayu Imantoro
Cinere Depok
baim@yahoo.com
08567890332
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































