Keluhan
Kejadian ini miris sekali. Janji-janji Bang Foke ternyata ga terbukti. Pungli zamannya Bang Yos lebih malu-malu daripada sekarang zaman Bang Foke. Dengan terus terang dan arogannya petugas Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Kelurahan Bukitduri meminta pungli.Awal mulanya begini. Karena istri mau buat KTP DKI maka istri meminta surat pindah dari Jawa Tengah (Jateng) ke DKI. Dari level RT sampai dengan Kecamatan lalu susduk di Jateng, semua gratis. Ga ada pungutan apa pun dan ga adaย petugas yang berdalih meminta buat uang administrasi atau apa pun. Jateng baguslah.
Tapi, sesampai di DKI, di level RT tanpa diminta kita memberi administrasi, karena tau RT itu ga ada yang menggaji dengan sukarela kita memberi uang Rp 5,000. Di RW gratis. Trus begitu masuk ke kelurahan Bukit Duri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena kita butuh KTP dan ga mau dipersulit dengan terpaksa kita membayar Rp 20,000. Mudah mudahan Allah membalas dengan pahala dan amal ke perempuan itu.
Yang lebih miris lagi pas kebetulan bareng dengan saya ada nenek-nenek ingin memperpanjang KTP. Ia juga dimintain Rp 20,000. Nenek itu bilang, "ga ada duit neng, masa sih memperpanjang KTP aja harus bayar." Ia menjawab dengan ketus, "ga ada yang gratis, kalau mau diurus ya bayar." Trus akhirnya nenek itu pergi dan kemudian nenek itu balik lage bersama Ketua RW-nya.
Aku ga tau apakah ketua RW-nya itu yang bayarin atau dibuat keterangan kalau nenek itu tidak mampu akhirnya nenek itu dapat memperpanjang KTPnya. Trus besoknya surat dari kelurahan kita bawa ke susduk di Kecamatan Tebet.
Di sana kita dateng jam 08:30 WIB. Tetapi, kantor susduknya masih tutup. Kata petugas bagian yang lain orangnya lagi rakor di atas, dan anak buahnya ga tau tuch kemana? ย
Aduh bagian pelayanan masyarakat kok gini? Mana tanggung jawabnya. Neh, giliran gajinya aja maunya naik. Kita tunggu jam 09:00, jam 10:00, akhirnya ada petugas kecamatan yang manghampiri saya dan berkata, "Mas, lagi nungguin apa?" Saya menjawab, "ini, Pak, lagi mo ngurus perihal kedatangan penduduk, kok jam 10 kantor susduknya belum buka yaaaa ... "
Trus iaย menambahkan, "lagi rakor mas orangnya, anak buahnya sih harusnya ada, tapi ke mana ya, oh iya ga masuk, besok aja balik lage." Saya menjawab, "Bapak mah enak PNS, izin nya gampang, kalau saya pegawai swasta susah, Pak, hari ini aja izin susah, kalau besok bakalan ga boleh, pokoknya hari ini harus kelar."
Akhirnya jam 12:00 siang, yang rapat datang. Tapi, aduh pelayanan masyarakat kok seperti ini. Betapa payahnya kondisi Indonesia. Tolong dong bagi Bang Foke. Masalah seperti ini jangan dianggap sepele. Ini mencerminkan kepemimpinan saudara. Tolong diperhatikan rakyat kecil. Jangan para pengusaha saja yang dipermudah urusannya.
Ahmad
Bukit Duri Tanjakan Tebet Jakarta Selatan
asli81@gmail.com
02142877210
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































