Keluhan
Pada tanggal 31 Juli 2008 saya bersama 3 teman saya pergi ke Monumen Nasional (Monas) untuk berliburan. Sesampai di monas kami harus membeli tiket masuk terlebih dahulu. Di papan loket tertulis bahwa untuk mahasiswa atau pelajar dikenakan biaya 3,750 rupiah. Karena merasa kesulitan jika harus membayar seperti itu kami sepakat agar hanya 1 orang yang membayar dan teman saya menggunakan uang pecahan 50 ribu.
Saat membayar di loket, petugas loket (Ibu berseragama PNS tetapi saya tidak melihat tanda nama pengenal) meminta uang pecahan kecilan. Kami menjawab tidak ada. Tetapi, yang bersangkutan justru mengancam jika tidak membayar dengan 20 ribu maka kami akan dikenakan tarif orang dewasa.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya pun bersikeras bahwa saya harusnya menerima kembalian. Akhirnya sang petugas setelah saya paksa memberi kembalian 4 ribu. Dengan demikian tetap terjadi 'pungli' sebesar seribu rupiah. Seperti inikah cerminan bangsa dalam bidang pariwisata?
Timothy Gordon
Jl Kapitan No 6 Cimanggis Depok
mothy_ballers@yahoo.com
08569939234
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































