Keluhan
Pada tanggal 30 Juli 2008 saya melakukan check in di Hotel Mega Lestari Balikpapan dengan deposit dana sebesar Rp 1,700,000 menggunakan kartu kredit BRI. Transaksi dilakukan "OPEN" yaitu dana di kartu kredit saya di-blok sebesar Rp 1.700,000 (bukan merupakan transaksi approved) dan disertai bukti print out EDC dengan keterangan CARD VER. Pada tanggal 31 Juli 2008 saya melakukan check out, dan pihak hotel memberikan total tagihan yang harus saya bayar sebesar Rp 433,000. Pembayaran dilakukan dengan kartu kredit BRI sebesar Rp 433,000 dan disertai bukti print out EDC dengan keterangan OFFLINE. Hal ini dinyatakan oleh pihak hotel bahwa saya telah melunasi seluruh tagihan dan saya meninggalkan hotel.
Permasalahan terjadi pada saat saya akan membayar tiket pesawat sebesar Rp 1,000,000 dengan kartu kredit BRI. Pihak travel menyatakan bahwa transaksi saya DECLINED. Artinya ditolak karena saldo kartu kredit saya tidak mencukupi. Segera saya menghubungi Customer Service kartu kredit BRI. Nomor telepon 57987400 diterima dengan Sdr Putra.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan lagi oleh Sdr Putra bahwa saya melakukan transaksi pada 30 Juli 2008 sebesar Rp 1,700,000 dan tanggal 31 Juli 2008 sebesar Rp 433,000 dan tidak ada transaksi lain. Akhirnya, saya kembali ke hotel untuk mengkonfirmasi masalah ini (Sdr Putra masih terhubung di telepon).
Saat tiba di hotel, Sdr Putra berbicara langsung dengan pihak hotel (Sdr Tedjo) dan mendapatkan penjelasan bahwa saya benar-benar melakukan transaksi tersebut. Kesalahan ada di pihak hotel karena transaksi 30 Juli sebesar Rp 1,700,000 tidak diposisikan sebagai transaksi "OPEN", tetapi diposisikan sebagai transaksi "APPROVED".
Solusi yang diberikan oleh Sdr Putra (pihak BRI) kepada Sdr Tedjo (pihak hotel), bahwa pihak hotel harus menghubungi pemilik mesin EDC (Bank Danamon) dan merchant yang bersangkutan untuk membatalkan transaksi tanggal 30 Juli sebesar Rp 1,700,000.
Sdr Tedjo menghubungi pihak Bank Danamon (diterima oleh Sdr Desi) menjelaskan permasalahannya dan diminta untuk mengirimkan data transaksi (print out EDC) tanggal 30 Juli sebesar Rp 1,700,000 dan tanggal 31 Juli sebesar Rp 433,000 beserta data saya.
Setelah beberapa menit berlalu saya menghubungi pihak kartu kredit BRI (saya lupa namanya) untuk meminta informasi transaksi kartu kredit saya (sebagai cross check). Ternyata informasi yang disampaikan berbeda dari Sdr Putra bahwa saya hanya melakukan transaksi pada 30 Juli sebesar Rp 1,700,000 dan tidak ada transaksi lain (kesimpulan saya tanggal 31 Juli sebesar Rp 433,000 tidak tercatat).
Saldo limit kartu kredit yang dapat saya gunakan adalah sebesar Rp 250,000. Saya tambah heran lagi, seharusnya informasi atau data transaksi yang dibaca sama. Kenapa jadi berbeda hanya dalam waktu beberapa menit saja. Apa bisa tiba-tiba transaksi saya terhapus atau dihapus oleh pihak BRI secara otomatis/manual?
Akhirnya saya menjelaskan lagi masalah ini kepada pihak hotel. Kesimpulan saya adalah berarti saya berhutang sebesar Rp 433,000 kepada pihak hotel (karena transaksi tanggal 31 Juli sebesar Rp 433,000 tidak tercatat pada sistem BRI). Saya pun tidak bisa berbuat apa-apa. Saya tidak bisa pulang ke Jakarta hanya karena kesalahan sistem kartu kredit BRI yang mengurung saya di sini.
Saya dan pihak hotel masih menunggu keputusan apa yang ada. Apakah saya yang berhutang kepada pihak hotel sebesar Rp 433,000 atau pihak hotel yang berhutang kepada saya sebesar Rp 1,267,000 (hasil pengurangan transaksi tanggal 30 Juli sebesar Rp 1,700,000 dengan transaksi tanggal 31 Juli sebesar Rp 433,000). Atau pihak hotel berhutang kepada saya sebesar Rp 1,700,000?
Sampai hari ini saya masih terlantar dan menunggu ketidakpastian solusi masalah ini. Kerugian materiil dan non materiil sudah tidak terhitung lagi. Mohon kepada pihak BRI dapat memberikan penjelasan dan solusi kepada saya secepatnya.
Saran saya kepada seluruh pembaca untuk berhati-hati dalam menggunakan kartu kredit BRI. Saya rasa slogan BRI perlu diperhatikan mengingat kejadian yang saya alami. BRI TIDAK melayani setulus hati. Terima kasih.
B Rezki Wijayanti
Perumahan Taman Asri A1/8 Tangerang
rezki.wijayanti@gmail.com
02132462999
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































