Keluhan
Hari itu hari Minggu (20/7) pagi tepatnya pukul 00.01. Saya sedang dalam perjalanan pulang menuju tempat kost-an di Kukusan Beji Depok dengan menggunakan sepeda motor. Kebetulan dari Jalan Juanda saya belok kiri ke arah Jalan Margonda menuju jalan Arif rahman hakim Depok. Setelah beberapa meter berbelok menuju arah Depok (ITC Depok) komunitas kendaraan motor dengan menggunakan kendaraan bermotor jenis Honda Tiger lewat dengan membunyikan klakson dan menghentak-hentakkan gasnya. Otomatis saya agak menepi memberi jalan rombongan ini.
Namun, naas bagi seorang pengendara sepeda motor di depan saya. Oleh salah satu oknum rombongan itu ia dipepet dengan hentakan gasnya. Sang oknum "mengancam" pengguna sepeda motor tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beruntung pengendaranya hanya seorang Bapak tanpa membawa penumpang lain di belakangnya. Namun, yang kemudian terjadi sang oknum penabrak malah kabur tetap melanjutkan perjalanan bersama rombongan tanpa ada rasa peduli. Berhenti untuk sekedar melihat bagaimana kondisi sang Bapak pun tidak dilakukan.
Belakangan setelah saya coba kejar diketahui rombongan yang melakukan tabrak lari menggunakan jaket dengan simbol HTCI (Honda Tiger Club Indonesia) di belakangnya.
Saya kemudian berasumsi bahwa oknum yang bertindak semena-mena tadi juga merupakan anggota HTCI. Lalu, dengan sikap seenaknya sendiri seperti diperagakan oknum tersebut. Apakah menceminkan sebuah sikap dari anggota komunitas bermotor yang sangat erat dengan persaudaraan di dalamnya.
Apakah Bapak yang diserempet bukan saudara bagi kalian. Apakah kalian memiliki hukum sendiri di jalan raya sehingga tidak memperdulikan hak orang lain? Yang menjadi pertanyaan saya kemudian adalah apabila si oknum ikut terjatuh apakah anggota HTCI yang lain akan berhenti?
Untuk pengguna jalan yang lain sebaiknya berhati-hati dengan keberadaan komunitas motor yang menganggap jalan raya sebagai milik pribadi (VIP). Terutama pada weekend karena biasanya mereka beraktivitas di saat itu.
Rama Aditya
Jl Nusantara IX Babelan Bekasi
rama.pluitkapuk@gmail.com
081311010547
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































