Kekurangan Biaya Keterlambatan Standard Chartered

Suara Pembaca

Kekurangan Biaya Keterlambatan Standard Chartered

- detikNews
Senin, 21 Jul 2008 09:53 WIB
Kekurangan Biaya Keterlambatan Standard Chartered
Keluhan
Saya ikut KTA (Kredit Tanpa Agunan) Standard Chartered Bank (Stanchart). Beberapa hari belakang ini selalu telepon katanya cicilan saya kurang. Dengan alasan yang tidak masuk akal.

Setiap telepon saya mendapat statement yang berbeda. Di antaranya diinformasikan cicilan bulan Juni saya belum dibayar. Besoknya menelepon lagi dengan arogannya dikatakan kalau saya belum bayar tagihan bulan November 2007.

Saya sempat bertanya ada apa dengan Stanchart. Kok gak cari info yang benar dulu. Setelah saya cek ke Bank Niaga dan Call Center Stanchart saya sudah transfer dan tidak pernah telat. Cuma ada kekurangan tiap bulannya 5 ribu di potong untuk membayar biaya transaksi. Saya lupa memasukkan kode 05 di depan nomor rekening saya. Biaya kekurangan 5 ribu rupiah dianggap terlambat dan harus bayar biaya keterlambatan.

Masuk akal? Bayangkan berapa banyak yang harus saya bayar kalau biaya telat 75 ribu. Apa tidak semena-mena dan sangat merugikan konsumen. Coba waktu pertama saya bayar cicilan kalau kurang dikonfirm balik. Itu kan tugas bank karena tidak ada slip tagihan.

Saya kira cukup cicilan saya tiap bulannya. Kenapa setelah berbulan-bulan. Apa maksudnya ini. Saya mohon bank bisa memberikan solusi yang terbaik. Dan saya harap tolong karyawannya sopan kalau telepon ke kantor seperti dia menawarkan produknya dulu.

Dan, saya berharap hanya saya yang diperlakukan seperti ini. Dan bagi yang mau mejadi nasabah Stanchart Bank fikir-fikir dulu. Dan jika bank tidak berinisiatif meyelesaikan hal ini saya akan membuat pengaduan ke YLKI dan pihak berwajib karena telah merugikan konsumen.    

Yerizal
Jl Cilincing Lama No 5 Kecamatan Cilincing Jakarta Utara
yerizal@ymail.com
08121054876



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait