RS Keramat 128 Tidak Memikirkan Kemanusiaan

Suara Pembaca

RS Keramat 128 Tidak Memikirkan Kemanusiaan

- detikNews
Senin, 14 Jul 2008 10:37 WIB
RS Keramat 128 Tidak Memikirkan Kemanusiaan
Keluhan
Pada tanggal 8 Juli 2008 pukul 11.20 WIB istri saya Dewi Fitriani berobat ke Rumah Sakit (RS) Keramat 128 untuk operasi usus buntu. Pada pendaftaran di Bagian Administrasi diterima oleh Ibu Sabrina. Setelah cocok dengan harga maka kami setuju untuk dioperasi pada pukul 15.00 WIB.

Saya mohon RS untuk mengizinkan istri saya masuk ruangan terlebih dahulu karena Ibu saya akan mengambil uang operasi di bank (Ibu saya sudah tua dan tidak bisa menggunakan ATM maka Ibu saya tidak memakai ATM).

Sebelum masuk ruangan Ibu Sabrina dengan nada ketus meminta supaya membayar biaya operasi. Dengan emosi Ibu saya bilang, "yah, saya akan bayar semua. Saya akan bertanggung jawab."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejam setelah istri saya tiduran di ruangannya Ibu Sabrina menghampiri istri saya supaya menelepon saya (waktu itu saya sedang menebus obat) dan Ibu saya yang sedang ke bank mengambil uang. Apakah Ibu Sabrina tidak memikirkan efeknya?

Secara psikologis istri saya tertekan. Apalagi mau dioperasi. Apa Ibu Sabrina sebagai pengurus RS Keramat 128 tidak pernah punya saudara atau keluarga yang pernah sakit?

Apakah pihak RS tidak melihat bahwa Ibu Sabrina tidak memikirkan kemanusiaan tetapi memikirkan uangnya saja? Bagaimana tindakan RS Keramat 128? Apakah masih akan tidak berperikemanusiaan sebagai sebuah rumah sakit?

Okki Makmuri
Jl Moncokerto VIII/4 RT 001/013 Jakarta Timur
gialloblu97@plasa.com
081802733438




Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait