Apakah Pantas Bank Sekelas Danamon Menebar Teror

Suara Pembaca

Apakah Pantas Bank Sekelas Danamon Menebar Teror

- detikNews
Kamis, 19 Jun 2008 05:46 WIB
Apakah Pantas Bank Sekelas Danamon Menebar Teror
Keluhan
Beberapa waktu lalu Ibu saya, Diana Nirwani Panggabean dihubungi oleh pihak bank Danamon untuk mengkonfirmasi mengenai data diri adiknya yang bernama Rudi Yanuar Panggabean. Dalam pembicaraan lewat telepon itu Ibu saya diminta untuk menjawab pertanyaan seputar tempat tinggal, perkerjaan, dan data diri lain mengenai adiknya tersebut.

Untuk itu ibu saya memberikan jawaban yang apa adanya. Sekian lama berselang dimulai dari dua bulan yang lalu Ibu saya mulai menerima teror dari seseorang yang mengatasnamakan Bank Danamon. Teror itu ditujukan karena tunggakan tagihan atas nama adiknya tersebut.

Tak hanya makian yang tak pantas yang ditujukan untuk seorang yang sudah berusia lanjut. Tapi, puncaknya adalah pada tanggal 17 Juni 2008 di mana si penelepon tersebut menebarkan ancaman akan menghabisi nyawa jika tagihan tersebut tidak dilunasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Permasalahannya Ibu saya tidak pernah menyatakan bersedia menjadi penjamin hutang untuk adiknya tersebut. Telepon pertama yang dilakukan oleh pihak Danamon adalah untuk mengkonfirmasi data-data diri dan bukan mengkonfirmasi kesediaan ibu saya untuk menjamin hutang.

Apakah pantas bank sekelas Danamon menebarkan teror pembunuhan kepada orang yang bahkan tidak pernah terlibat aktivitas perbankan apa pun dengan Danamon. Apakah jika kita mengkonfirmasi data diri seseorang secara otomatis pihak Bank Danamon menganggap kita sebagai penjamin hutang?

Beginikah profesionalitas yang ingin ditunjukkan Bank Danamon?

Reza Gardino
Kompleks Bangun Reksa Indah II Blok V No 8
Ciledug Tanggerang
08161371753, 0217306108


Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads