Keluhan
Saya membeli laptop Acer dari Malaysia dua tahun yang lalu. Kemudian laptop itu punya masalah dengan bios-nya (corrupt) karena kesalahan saya pada saat meng-update bios-nya. Kemudian saya menelepon ke Acer Service Centre dan pihak Acer menyarankan untuk di bawa ke Service Centre Acer di Ratu Plaza.Β
Sesampai di sana saya mengutarakan masalah laptop saya. Kemudian Customer Sevice (CS)-nya menanyakan struk pembelian laptop. Saya kaget. Mana mungkin struk tersebut masih saya simpan karena sudah dua tahun (dan apa hubungannya karena saya rela membayar kalau garansinya telah habis karena umur laptop sudah dua tahun).
Kemudian Mbak CS-nya bilang memang peraturan perusahaan seperti itu dan rada kaku. Saya kemudian berinisiatif untuk menelpon Hotline Acer Service Centre di depan CS tersebut. Kemudian CS yang saya telepon membenarkan peraturan tersebut dan dia minta maaf kalau birokrasi di perusahaan rada kaku.
Kemudian saya minta solusinya, dan CS yang saya telepon tersebut menyarankan untuk berbicara dengan Supervisor Acer cabang Ratu Plaza tersebut. Kemudian saya berbicara dengan supervisornya, dan supervisor tidak bisa berbuat apa-apa juga. Tapi, dia menyarankan untuk di bawa ke dealernya di toko sebelah. Kalau tidak ada solusi juga baru dibawa ke sini lagi.
Saya heran. Permasalahan saya hanya di bios. Tapi supervisor menyarankan untuk mengganti motherboard karena di Acer Indonesia tidak ada alat untuk me-flash bios. Alat tersebut hanya ada di manufaktur saja. Akhirnya saya mengganti motherboard tersebut di dealernya (dengan harga yang cukup mahal).
Saya heran lagi. Beginikah birokrasi Acer Indonesia? Sepertinya ada sesuatu yang janggal di balik itu semua. Orang bodoh juga tahu kalau software rusak kenapa hardware harus diganti? Ini merupakan pengalaman cukup pahit membeli produk Acer.
Kenapa barang yang kita beli di luar negeri dipersulit birokrasinya? Apakah karena konsumen tidak tahu "rule" perusahaan setiap membeli produk dari luar negeri? Dan kenapa alat untuk me-flash bios itu tidak ada di Acer Indonesia? Terus terang saya kapok membeli produk Acer kalau begini birokrasinya dan pelayanan customer-nya.
Herry P
Jl Tangkas IX/A-6 Jakarta Selatan
prayudi.herry@gmail.com
08126621018
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































