Keluhan
Saya dulu pernah terjebak melamar kerja di suatu lembaga Bahasa Inggris yang berkantor di Boulevard Kelapa Gading. Di sana saya merasa tersiksa sekali.Sebagai karyawan diperlakukan sebagai budak. Banyak sekali teman yang tidak dapat berhenti kerja karena terjebak. Ijazah ditahan dan didenda sebesar Rp 2,500,000. Sedangkan mereka memperlakukan karyawan tidak sesuai dengan peraturan pekerja.
Karyawan kerja sebanyak 8 jam. Sabtu pun yang harusnya libur lebih banyak pulang sampai malam.Hampir setiap hari begitu. Gaji dibagi 2 sering terlambat, dicicil, tidak mengenal kasihan, atasan selalu merasa paling pintar, dan menganggap dirinya 'Tuhan'. Banyak guru baik lokal atau asing, suplier, karyawan, yang kecewa karena tidak dibayarkannya gaji mereka sampai 7 jutaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka polos dan takut dengan kontrak dan ijazah ditahan. Sedangkan mereka hanya memberikan training ke pihak operasional yang saya pikir pun harusnya training tersebut memang diberikan ke bagian operasional. Bukan dijadikan hutang. Tolong kiranya pihak Depnaker dapat menindak keras perusahaan ini dikarenakan jam kerja yang tidak sesuai, gaji yang dibayarkan selalu terlambat dan dicicil.
Alhamdulilah, saya tidak di sana lagi karena saya sudah mendapatkan pekerjaan yang dapat memperlakukan pegawai sebagai partner bukan budak yang kerja dari jam 8 pagi sampai (tergantung) jam 11 malam. Uang lembur yang dijanjikan tidak diturun-turunkan. Sedangkan kalau terlambat walau satu menit dipotong 30.000 ribu.
Saya jadi berpikir apakah benar mereka mau membantu memberikan pekerjaan kepada orang yang membutuhkan. Atau sekedar mencari uang dengan cara membuat karyawan merasa tidak nyaman di kantor.
Saya mohon kiranya dari pihak Depnaker dapat membantu saya untuk tidak ada lagi yang terjebak dengan perusahaan ini. Dengan janji-janji manisnya di awal kerja. Dan untuk para suplier, guru, orang tua murid, siapa pun yang pernah dikecewakan oleh RIEC (Risanda Intensive English Course) mohon dapat membantu saya atau respon untuk membantu rekan-rekan yang tertekan dan karena keterbatasan mereka izajah ditahan dan harus dibayar Rp
2,500,000.
Saya memohon bantuannya supaya tidak ada lagi korban dari mana pun. Dari pihak ATK, Rental Mobil, Aqua, Outsourcing, Jasa Moving, Guru, Orang tua Murid, dan yang lebih penting Karyawan yang akhirnya harus merelakan ijazah mereka karena tidak kuat bekerja di sana. Mereka akhirnya melarikan diri.
Itu pun mereka akan mengejar-ngejar sampai ke rumah untuk meminta kembali ke kantor atau membayar ganti rugi sebesar Rp 2,500,000. Mohon kiranya dapat berhati-hati dengan mereka karena mereka selalu pintar menggunakan kata-kata manis mengelabui banyak orang. Banyak orang telah terkelabui dengan janji pembayaran mereka.
Mohon kiranya pihak siapa saja akan dapat membantu saya. Untuk membebaskan rekan-rekan saya dan mengembalikan ijazah-ijazah universitas yang didapat oleh teman-teman saya dengan susah payah. Dan ini sudah berlangsung lama Terima kasih.
Fatma
Kompleks Unilever Jakarta
lovevidi@yahoo.com
081584367490
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































