Keluhan
Hari Sabtu (17/05/2008) lalu sekali lagi saya merasa dikecewakan oleh pelayanan dari Air Asia. Flight saya yang seharusnya pukul 23.40 dimajukan menjadi pukul 15.00.Ini merupakan penggantian jadwal sepihak ke-2 kali yang saya alami setelah tahun lalu. Flight saya ke dan dari Bali dimundurkan hingga 6 jam. Tapi, berhubung yang kali ini dimajukan 8 jam dari jadwal sehingga semua aktivitas saya berantakan. Maka saya putuskan untuk memuat komplain saya ini melalui press karena respon Air Asia yang sangat mengecewakan.
Saya sudah mem-booking flight ini sejak 14 Februari 2008 untuk keberangkatan ke Surabaya tanggal 17 Mei 2008 dan kembali ke Jakarta 19 Mei 2008. Pada tanggal 18 Mei 2008 Air Asia memberi SMS bahwa flight ke Jakarta yang tadinya pukul 23.40 dimajukan menjadi pukul 15.00 alias 8 jam lebih awal dari jadwal sebelumnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena lokasi yang tidak dekat dari Surabaya maka saya meminta solusinya. Officer Air Asia menjawab cuma ikut jadwal atau tiket di-refund. Saya memutuskan untuk mengajukan refund tiket saja dan memesan penerbangan dengan airlines lain. Akan tetapi jawaban yang diberikan oleh officer Air Asia adalah, "itu akan diproses oleh Air Asia Surabaya, jika mendapat approval akan dikembalikan uangnya dalam waktu 30 hari dan akan dikenakan potongan sebesar 30 ribu rupiah".
Di sinilah saya tidak terima. Kenapa saya harus menunggu approval. Padahal itu adalah solusi dari Air Asia sendiri? Dan masih dikenakan potongan 30 ribu rupiah untuk biaya administrasi. Karena tidak ada solusi dan jawaban yang simpatik dari officer Air Asia akhirnya saya memutuskan untuk mengikuti jadwal yang berarti saya harus memangkas 6 jam waktu liburan saya.
Ketika masuk ke pesawat, saya menyaksikan bahwa sesaat sebelum keberangkatan, pintu pesawat tidak dapat ditutup oleh pramugara. Akhirnya pramugara dibantu seorang pramugari dan 2 orang penumpang laki-laki mencoba menutup pintu pesawat hingga 3 kali. Benar-benar mengerikan karena pintu tersebut tidak bisa menutup sempurna sampai akhirnya dapat ditutup. Padahal mayoritas penumpang mungkin tahu alasan dimajukannya flight adalah untuk 'maintenance' yang terbukti 'kualitas maintenance' pesawat tidak terlihat sama sekali.
Di akhir flight menjelang landing di Jakarta rekan saya bertanya pada pramugari yang bertugas mengapa flight kami dimajukan. Tahu jawaban pramugarinya apa? Pramugari mengatakan bahwa Air Asia sedang mengurangi jumlah flight domestiknya karena management ingin fokus pada flight international sehingga beberapa flight domestik dikurangi.
Jadi kesimpulan saya demi menaikkan profitnya Air Asia lebih memilih mengabaikan flight domestik yang sudah terbeli dengan alasan 'maintenance' sehingga memajukan jadwal tanpa mempedulikan penumpang yang sudah mengeluarkan uangnya untuk perjalanan mereka.
Saya memutuskan untuk tidak bepergian menggunakan Air Asia lagi dan akan menceritakan hal ini kepada semua teman-teman saya yang akan menggunakan jasa Air Asia. Semua slogan mengenai harga murah dan kenyamanan itu adalah isapan jempol belaka! Karena terbukti harga tiket Air Asia tidak lebih murah dari airlines lokal dan kenyamanannya benar-benar tidak ada.
Sitti Balqis
PT. Hutchison CP Indonesia
Jakarta
balqissitti@yahoo.com
08999233351
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.










































