BII Tidak Berniat Mengirimkan Kartu Pengganti

Suara Pembaca

BII Tidak Berniat Mengirimkan Kartu Pengganti

- detikNews
Senin, 05 Mei 2008 18:17 WIB
BII Tidak Berniat Mengirimkan Kartu Pengganti
Keluhan
Sekitar tanggal 20 Maret 2008 saya ke Pekanbaru untuk suatu urusan. Ketika saya hendak melakukan pembayaran dengan kartu kredit saya di ATM BII kartu saya ditelan mesin ATM. Segera saat itu juga saya menghubungi BII Customer Care di Jakarta dan meminta kartu diblokir.

Menurut mereka memang demikian prosedurnya. Jika kartu belum ada chip-nya dan dipakai di ATM maka kartu akan langsung ditelan. Informasi konyol ini sama sekali tidak pernah disampaikan kepada saya selaku pemegang kartu dan baru saya ketahui setelah saya komplain karena kartu itu ditelan mesin ATM.

Setelah komplain, Customer Care BII menjanjikan akan dibuatkan kartu baru yang sudah ada chipnya. Nah, di sinilah permasalahan bermulai. Sampai suara pembaca ini saya tulis kartu pengganti itu tidak pernah sampai sekali pun ke alamat tagihan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudah berkali kali saya menghubungi pihak BII dan hasilnya? Nol besar. Tagihannya pun saya tidak bisa bayar karena nomor kartu sudah berbeda dengan yang lama. Hal ini tentu saja merugikan saya dua kali. Pertama, kartu tidak bisa saya gunakan dan kedua, tentu saja bunganya akan semakin menggunung.

Nah BII, sampai kapankah kartu pengganti itu anda kirimkan kepada saya? Apakah menunggu supaya bunganya dirasakan sudah cukup signifikan dan menguntungkan anda, baru dikirimkan kepada saya? Bagaimana dengan bunga-bunga dan denda-denda yang muncul akibat kelalaian pihak BII?

Management BII Yth, jika masalah sekecil ini anda tidak bisa membereskan, bagaimana mungkin anda bisa mengelola bank sebesar itu? Saya sudah desperate untuk berurusan dengan BII ini. Terima kasih.

Salam,
Robby Verjanto
Jl Asem Raya 18C Greenville Jakarta
rverjanto@indosat.net.id
08129509955, 4244204 ext 201


Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait