Ambulan 118 Pelayanan Umum yang "Sangat Buruk Sekali"

Suara Pembaca

Ambulan 118 Pelayanan Umum yang "Sangat Buruk Sekali"

- detikNews
Rabu, 16 Apr 2008 10:00 WIB
Keluhan
Pada hari Sabtu pagi tanggal 12/04/2008 jam 2 pagi kami membutuhkan ambulan untuk mengantar orang tua kami dari RS Pasar Rebo ke RS Meilia Cibubur untuk mendapatkan perawatan Intensif (ICU) dikarenakan ICU di RS Pasar Rebo pada saat itu penuh. Oleh karena itu, setelah mencari-cari ICU dari beberapa RS di Jakarta, akhirnya kami mendapatkan tempat ICU yang masih tersedia.

Pihak RS Pasar Rebo bekerja sama dengan ambulan dari 118 untuk mengantar Bapak saya. Setelah ditunggu-tunggu sampai 1 jam, akhirnya ambulan itu datang menjemput untuk mengantar ke RS Meilia.

Pada saat itu kami menaruh harapan sekali pada orang-orang tersebut (saya lupa menanyakan nama mereka dan lupa mencatat nomor kendaraan mereka, memang tidak ada pikiran ke situ). Seharusnya yang namanya ambulan itu bekerja untuk membantu seorang pasien agar dapat sampai di tujuan dengan cepat sehingga seorang pasien dapat langsung ditangani oleh pihak yang berwenang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ternyata harapan itu menjadi sirna. Seharus ambulan itu bisa sampai ke RS Meilia dengan waktu kurang lebih 15-20 menit. Ini sampai ke sana memakan waktu kira-kira lebih dari 1,5 Jam (sampai di RS Meilia jam 5 pagi). Padahal jarak antara RS Pasar Rebo sampai RS Meilia bisa ditempuh melalui jalan Tol. Tapi tidak mereka lakukan.

Kakak saya pada saat itu sudah bilang mengapa tidak lewat tol. Tapi, dengan entengnya dia menjawab, "tenang aja Pak, sama aja pasti sampai kog". Dengan hati dongkol kakak saya menyimpan kedongkolannya dalam hati, yang dipikirkannya adalah Bapak.

Jalur ambulan tersebut melewati Jalan Raya Bogor, masuk ke Cibubur lewat pasar yang pada saat itu ramai sekali dan macet (ini yang membuat sangat lama), lalu bukannya cepat-cepat jalan, malah melewati jalan STM 10 Cibubur yang banyak 'polisi tidur'.

Dengan tenangnya mereka ngobrol menunjukan ke temannya bahwa rumahnya di daerah jalan tersebut. Kakak saya menegur mereka. Tetap,i bukannya mereka berusaha cepat malah mereka menghentikan jalan ambulannya. Seakan mau menurunkan Bapak saya di jalan.

Sempat kakak saya menakuti mereka dengan menyatakan bahwa ia dari salah satu kesatuan di Jakarta (dengan harapan mereka tidak mempermainkannya karena Bapak yang sedang dalam keadaan sangat kritis sekali). Akhirnya Bapak dapat sampai di RS Meilia dan dapat ditangani oleh pihak RS Meilia dengan baik.

Setelah itu mereka keluar ke tempat parkir. Tetapi, salah satu dari mereka
menantang kakak saya, dengan mengatakan, "jadi maunya apa". Tanpa ngomong-ngomong kakak saya yang sudah menyimpan amarahnya selama di perjalanan memukul salah satu orang dari ambulan tersebut. Lalu, temannya turun ingin membantu. Akhirnya kena juga.

Kami membayar ambulan tersebut sebesar 500 ribu rupiah yang jaraknya hanya
dekat sekali. Tetapi, memakan waktu sangat lama sekali. Ini merupakan pelayanan umum yang "Sangat buruk sekali".

Kami membutuhkan tranportasi ambulan yang baik. Bukannya ambulance yang
seenaknya saja mempermaikan seorang pasien yang saat kritis. Saya selaku wakil dari keluarga sangat menyayangkan hal tersebut. Nama besar Ambulan 118 tapi tidak diikuti oleh keprofesionalan para karyawannya.

Saya mohon dari pihak Manajemen Ambulan 118 untuk menegur dan menindak anak
buahnya. Silahkan lihat track record di buku anda. Pada hari Sabtu tanggal
12/04/2008 jam 3 pagi. Perjalanan dari RS Pasar Rebo ke RS Meilia siapa yang
bertugas saat itu. Dan lihat muka mereka. Pasti mereka mengalami luka di wajah.

Kami membayar dengan sangat baik. Tetapi mendapatkan pelayanan yang sangat buruk sekali.

Hendry Gunawan
Jl H Baping No 3 Rt 003/09
Ciracas Jakarta Timur
HendryG@trisula.co.id
8408807


Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait