Diskon dan Komisi BNI Card Center

Suara Pembaca

Diskon dan Komisi BNI Card Center

- detikNews
Selasa, 15 Apr 2008 08:14 WIB
Diskon dan Komisi BNI Card Center
Keluhan
Saya pemegang kartu kredit BNI dengan nomor 5489-8888-2000-XXXX dari tahun 1998. Pada tahun 2000 saya membayar tagihan Rp 500,000 sesuai biling statement.

Saya berniat untuk menutup kartu kredit saya karena saya tidak tahu saya membayar setelah jatuh tempo. Rupanya ada tagihan latecharge yang belum saya bayarkan, maka tagihan itu menjadi bengkak dan nama saya menjadi nyangkut di Bank Indonesia.

Pada bulan Februari 2008 saya menghubungi Bank BNI Card Center, Bagian Collection untuk melunasi sisa tagihan. Saya diterima oleh --sebut saja Sdr FMS, yang mengaku meng-handle kartu kredit yang saya miliki.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saya tanya berapa total tagihan yang harus dibayar. Alangkah kagetnya ketika Sdr FMS menyebut totalnya Rp 4,295,176 dan yang lebih kagetnya lagi Sdr FMS menawarkan negosiasi untuk diskon gede dengan hanya membayar Rp 1,5 juta. Tetapi, Sdr FMS minta komisi atau imbalan kepada saya. Beliau minta nomor handphone (HP) saya untuk dihubungi lagi.

Beberapa hari kemudian Sdr FMS menelepon ke HP saya dari nomor kantornya 27535600. Beliau menekan saya untuk kepastian mau apa tidak dengan diskon yang beliau tawarkan. Penasaran saya menghubungi rekan saya yang bekerja juga di Bank BNI Card Center.

Saya tanya berapa total tagihan saya dan alangkah kagetnya saya ketika teman saya bilang total tagihan saya hanya Rp 369,211. Kemudian, total tagihan itu difaksimil oleh teman saya. Sampai sekarang saya masih memegang bukti PCHI total tagihan saya sebesar Rp 369,211.

Saya sangat kecewa sekali dengan perbuatan Sdr FMS yang mencatut total tagihan saya begitu tingginya. Apalagi saya tergolong pemegang kartu kredit yang lama dari tahun 1998. Sekelas Bank BNI mempunyai pegawai seperti itu.

Dendy H
Bukit Pamulang Indah Blok A10 Tengerang
haryadid@anz.com
08161455624



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads