Keluhan
Rencana pemerintah mengurangi subsidi BBM (Bahan Bakar Minyak) perlu didukung. Tetapi, di lain pihak kualitas BBM juga perlu ditingkatkan. Oleh karena itu Pertamina wajib memikirkan untuk memberikan "win-win solution" kepada pelanggan atau pemakai BBM-nya. Sebagai contoh Pertamina dapat mengganti 100% bensin Premium 88 @ Rp
4.500/liter dengan bensin Pertamax 92 yang disesuaikan harganya menjadiΒ Rp 6.000/liter misalnya. Pelanggan akan diuntungkan dengan mendapat kualitas bensin yang lebih baik. Demikian juga Pemerintah atau Pertamina akan diuntungkan karena subsidi bensin Pertamax 92 @ Rp 6.000/liter pasti jauh lebih kecil daripada subsidi bensin Premium 88 @ Rp 4.500/liter.
Di samping itu standarisasi bensin di Indonesia akan meningkat dan menyamai standarisasi bensin dunia (oktan > 90). Seperti saat ini Pemerintah Malaysia hanya menjual bensin oktan 92 @ RM 1.81 (=Rp 5.250/liter) dan bensin oktan 97 @ RM 1.92 (=Rp 5.750/liter), sedangkan bensin oktan < 90 sudah tidak dijual lagi di Malaysia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rawamangun Jakarta
merty2772@yahoo.com
4891054
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































