Keluhan
Saya pemilik tabungan Bank Mega A/C 02-007-00-20-029xx-x Cabang Kembang Jepun Surabaya merasakan ada transaksi yang tidak pernah saya lakukan di Bank Mega. Pada 15 Februari 2008, keluarga mentransfer dana dari BRI Unit Tulungagung ke rekening Bank Mega saya sebesar Rp 5.000.000. Namun, saat menarik dana tersebut, ATM menampilkan saldo kurang/sebesar Rp 54.971. Saya terkejut dan mengkonfirmasi hal tersebut ke Mega Cabang Kembang Jepun. Namun, dilimpahkan ke Pusat Jakarta. Alasannya, setelah dana masuk, ada transaksi auto debet / penarikan oleh Mega Phone Banking Pusat sebesar Rp 5.000.000 dari rekening saya ke nomor rekening Bank Mega lain (tidak dijelaskan rekening siapa).
Perlu diketahui bahwa saya tidak pernah menggunakan dan tidak pernah mendapat fasilitas Mega Call/Phone Banking password. Apalagi membocorkannya. Kenapa, saya sebagai pemilik rekening tidak pernah diberitahukan atau dikonfirmasi jika dana saya ditarik sejumlah transfer yang masuk. Aneh, pada print out buku tabungan, dana masuk dari BRI, yang dibukukan Selasa, 19 Februari 2008, langsung ditarik/ dipindahbukukan bertahap empat kali, pada hari itu juga, tanggal yang sama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa karena memang mereka merasa bersalah sehingga mereka takut untuk menghadapi nasabah. Tapi, tidak mau mengembalikan dana nasabah yang sudah didebet. Hingga sekarang tidak ada penjelasan lebih lanjut.
Hanya diminta menunggu investigasi tanpa hasil seolah dibiarkan hingga terlupakan. Apakah memang prosedur di Bank Mega memudahkan dan melegalkan sistemnya, SDM-nya, atau pihak dari luar/pembobol untuk mendebet rekening nasabahnya?
Keluarga dan rekan-rekan dari perbankan menyarankan untuk membawa kasus ini ke kepolisian atau ke institusi Investigasi dan Mediasi Perbankan Bank Indonesia secepatnya. Hal ini belum saya lakukan karena masih melihat dan menanti keseriusan Bank Mega untuk menangani pembobolan yang terjadi pada rekening nasabahnya.
Saya berharap Bank Mega Pusat atau cabang beserta segenap manajemennya memperbaiki sistem teknologi informasi dan kembalikan apa yang menjadi hak nasabah.
Palupi Wahyuningtyas
Jl A Yani 256 Surabaya
christianto10@gmail.com
0317213380, 081331973033
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































