Keluhan
Saya adalah pemilik laptop Acer seri Travemate 4150. Minggu lalu, tepatnya Senin 24 Maret 2008 pada pagi hari ketika saya akan menyalakan laptop saya, terdengar suara dengingan keras dari speaker. Laptop tidak mau menyala. Dengan pertimbangan dekat ke kantor (kantor saya di Jl Wijaya 1 dekat Blok M), maka saya berinisiatif membawa laptop saya ke pusat service Acer di Ratu Plaza. Saya berharap dengan membawa langsung ke service resmi, pelayanan baik dan cepat bisa saya peroleh (saya bekerja sebagai konsultan, sehingga seluruh data dan pekerjaan saya ada di laptop, sehingga laptop adalah hal yang mutlak ada).
Setelah diterima oleh Customer Service dan menceritakan masalahnya, saya dijanjikan akan ditelepon oleh pihak Acer secepatnya agar jika ada langkah yang perlu ditempuh dapat dilaksanakan secepatnya. Tetapi, yang terjadi adalah selama 3 hari berikutnya pihak Acer sama sekali tidak menghubungi saya, melainkan saya yang terus menghubungi mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagaimana mungkin saya tahu apa yang perlu dilakukan atau perlu diganti jika pihak Acer tidak pernah menghubungi atau memberi tahu saya? Pada hari Rabu, 26 Maret 2008, kesabaran saya mencapai puncaknya. Pagi hari saya menghubungi Acer untuk memeriksa kondisi laptop, dan mereka berjanji akan menghubungi saya pada hari itu juga untuk konfirmasi.
Sampai dengan sore hari jam 17.00, mereka belum menghubungi saya sehingga saya menghubungi mereka lagi, dan minta laptop saya kembali dibenahi karena akan saya ambil besok pagi. Kamis pagi laptop saya ambil dan sore harinya saya masukkan ke toko langganan saya di Pondok Labu, Jakarta Selatan.
Hanya dalam hitungan jam, mereka sudah menghubungi saya kembali dan mengatakan laptop saya sudah oke. Ternyata yang rusak hanya RAM-nya saja (RAM saya 1 Gb + 512 Mb, yang rusak yang 512 Mb).
Jumat siang laptop sudah bisa diambil kembali. Dengan biaya 450 ribu saja (150 ribu untuk pemeriksaan dan 300 ribu RAM baru). Bandingkan dengan klaim Acer yang mengatakan mainboard yang rusak, dengan biaya mencapai 2,5 juta dan lama servis s/d 3 bulan (jika harus beli dari Taiwan).
Dari kejadian di atas saya berkesimpulan bahwa Acer tidak serius dalam menangani keluhan pelanggannya. Teknisi Acer bukan orang yang benar-benar ahli komputer yang bisa dibayar lebih murah ketimbang mempekerjakan orang yang benar-benar ahli. Β
Windisa Saofa
Jl Merawan 79B Pondok Labu Jakarta Selatan 12450
windisa@gmail.com
0811831557
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































