Berharap UOB Buana Membenahi Fasilitas Nasabah

Suara Pembaca

Berharap UOB Buana Membenahi Fasilitas Nasabah

- detikNews
Selasa, 01 Apr 2008 14:58 WIB
Berharap UOB Buana Membenahi Fasilitas Nasabah
Keluhan
Hari Senin, 31 Maret 2008 sekitar pukul 08.30 saya bermaksud membayar tagihan kartu kredit UOB Buana di Kantor Cabang Boulevard Raya Kelapa Gading. Begitu masuk satpam membantu mengambilkan nomor antrian (27), dan loket teller berada di lantai 2.

Di lantai 2, suasana ruangan tersebut sangat tidak nyaman. Antrian sudah mencapai ujung tangga dikarenakan memang tidak ada tempat khusus untuk mengantri. Hanya ada beberapa bangku untuk menunggu. Jarak antara dinding dengan loket yang tidak mencapai 1 meter, di mana orang yang mengantri di sisi dinding, hanya menyisakan jarak cukup untuk 1 orang saja untuk bisa lewat.

Tidak ada tempat atau meja khusus yang disediakan untuk form dan mengisinya. Semua ada di depan teller. Namun, para nasabah umumnya tahu diri tidak mau berlama-lama di depan teller dengan mengisi form di sana.

Jadi, para nasabah yang baru datang berjalan melalui tempat yang sempit karena antrian, ke depan teller, kembali lagi, dan mencoba mencari tempat yang nyaman untuk mengisi form. Entah itu di dinding atau di meja sambil membungkuk. AC ruangan yang tidak dingin menambah ketidaknyamanan pada pagi itu.

Namun, itu belum berakhir begitu saja. Setelah mengantri setengah jam dengan suasana yang panas dan tidak nyaman seperti itu. Saya merasa orang yang datang setelah saya sudah dilayani oleh teller.

Langsung saja saya tanyakan ke petugas di sana, kapan nomor 27 akan dilayani. "Sehabis nomor 28 ini pak", jawabnya sambil menunjuk salah satu teller. Kekesalan pun langsung memuncak. Saya tanyakan lagi, kenapa tidak ada panggilan. Orang tersebut malah menuduh saya tidak mendengar panggilan. Di ruangan sekecil itu, tidak mungkin tidak mendengar panggilan, tidak ada yang mau berlama-lama di sana karena setiap orang punya kesibukan dan kepentingannya masing-masing.

Saya sama sekali tidak mendengar nomor 27 apalagi nomor 28 dipanggil. Tapi, ternyata nomor 28 sudah dilayani karena saya tidak mendengar sama sekali nomor-nomor itu dipanggil. Mendengar saya yang marah di situ, orang-orang yang antri di belakang saya pun turut menimpali karena mereka pun tidak mendengar panggilan apapun.

Bahkan ternyata di loket yang lain, nomor 30 sudah dilayani. Tidak ada sepatah kata maaf sedikit pun dari para staf tersebut. Sungguh tidak profesional dan tidak terpuji tindakan para staf UOB Buana Kelapa Gading tersebut.

Untung saja saya hanyalah nasabah kartu kredit. Tidak perlu setiap hari berurusan dengan staf yang tidak kompeten seperti itu. Kasihan sekali para nasabah reguler yang harus sering bertransaksi di sana. Untuk UOB, sebagai bank swasta terbesar di Singapura, harap membenahi fasilitas untuk kenyamanan nasabah dan harap perhatikan profesionalitas dari para staf.

Tio
Jl Kesehatan Raya No 54B
Tanah Abang IV Jakarta Pusat
tiono.heryanto@gmail.com
02130290850


Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait