Keluhan
22 Pebruari 2007 saya bersama 27 rekan saya dari berbagai kota, daerah provinsi di Indonesia, mereka adalah Para Gembala Gereja, Ketua Sinode, Majelis Daerah, dan Pemimpin-Pemimpin Rohani dari berbagai Sinode Gereja. Kami mewakili puluhan ribu umat secara khusus dan secara umum kami juga mewakili Indonesia untuk pergi ke Korea Selatan dengan tujuan: "Mengikuti Seminar Leadership" / International Conference dan "Berdoa secara khusus untuk Negara kita tercinta Indonesia" supaya Tuhan memberikan kedamaian, keamanan, agar Indonesia dihindarkan dari bencana dan kekacauan. Kerinduan dan doa kami pemulihan terjadi bagi bangsa kita sehingga berkat Tuhan yang melimpah dicurahkan ke negeri ini.Tidak terasa waktu berjalan begitu cepat dan satu tahun sudah berlalu, pada tanggal 20 Pebruari 2008 kami bersama rombongan yang lebih besar, 34 orang dari berbagai daerah di Indonesia pergi lagi ke Korea Selatan dengan tujuan yang sama seperti tahun yang lalu. Dalam perjalanan tahun ini kami terbang lagi bersama Cathay Pacific.
Melalu surat pembaca ini saya sebagai ketua rombongan yang tahun lalu ditahan oleh petugas Cathay Pacific dan peristiwa tersebut sudah saya tulis di media elektronik dan juga media Konsumen Indonesia. Dalam Perjalanan kali ini setelah kami semua check in, secara khusus Manajer Cathay Pacific Jakarta dengan sikap yang bersahabat datang ke Bandara Soekarno Hatta menemui saya, untuk minta maaf serta memberikan seat Business Class Jakarta - Hongkong dan memberikan uang cash (reimburse tiket JKT-HKG-SEL-HKG-JKT) kepada saya sebagai goodwill dari Pihak Cathay Pacific karena perjalanlan tahun lalu saya sempat dihambat atau ditahan 15 jam di Bandara Hongkong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekian surat pembaca ini yang kami buat dengan sebenarnya kiranya para pembaca dapat memakluminya dan mengambil hikmahnya.
Boaz Sinjaya, Sth.
Jl. Setiabudi 5 A
Semarang - Indonesia
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































