Air Asia Membuat Seorang Nenek Menangis

Suara Pembaca

Air Asia Membuat Seorang Nenek Menangis

- detikNews
Kamis, 06 Mar 2008 15:16 WIB
Air Asia Membuat Seorang Nenek Menangis
Keluhan
Saya ingin menceritakan tentang Air Asia yang sangat sangat mengecewakan. Tepatnya semalam pada tanggal 5-3-2008, di mana kami telah membeli tiket return from Jakarta: kepulangan ada 2 kali, yang 1 pada tanggal 3 Maret, dan yang ke-2 pada tanggal 5 Maret 2008:
- Keberangkatan pada tanggal 2 maret 2008 booking number: LG8SDF, FLIGHT: QZ7496 JKT-MEDAN (Success) on time.
- Kepulangan pada tanggal 3 Maret 2008 booking number: YENVDE, FLIGHT :
QZ7505 MEDAN-JKT (should be flight at 20.45 pm, but retimed twice, first retimed at 21.20 pm, and second retimed at 22.20 pm, the information by Air Asia – success but disappointed).
- Kepulangan pada tanggal 5 Maret 2008 booking number: AHRULE, FLIGHT: QZ7507 MEDAN-JKT (should be flight at 19.10 pm, but retimed at 20.30 pm, and the information by Air Asia.

Tapi, kita tidak boleh ikut dalam pesawat karena dianggap telat pada saat check in padahal sebelumnya kami menerima SMS dari mereka mengenai retimes flight tersebut.

Pada tanggal 5 Maret tersebut, kami datang check in sampai di Polonia pada jam 20.00 pm, dan Air Asia bilang bahwa tidak bisa check in lagi. Sedangkan pesawat belum terbang, boarding pun belum, semua penumpang masih menunggu di ruang tunggu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sudah berbagai cara kami menerangkan dan bukan hanya kami. Ada beberapa penumpang lainnya yg bernasib sama dengan kami. Air Asia tetap tidak mau tahu, dan mereka menyarankan untuk membeli tiket penerbangan berikutnya.

Mereka mengatakan bahwa pesawatnya telah berangkat pada jam 19.10, sedang meraka tidak mau tahu dengan SMS yang dikirimkan oleh Air Asia tentang retimed flight. Ini benar benar gila. Kami mencoba agar mereka mengganti kami dengan penerbangan berikutnya, tetapi mereka keberatan dan kekeh kami semua harus membeli tiket kembali.

Kami sudah capek tarik urat dan otot. Akhirnya sebagaian dari kami yang masih punya dana berusaha untuk membeli tiket di airline yang lain. Tetapi, Air Asia bener-bener pinter, karena tidak ada lagi penerbangan ke Jakarta selain Air Asia. Jadi mau tidak mau, kami membeli Air Asia.

Akhirnya kami membeli tiket berikutnya dengan booking number: GEMFEC, FLIGHT: QZ7505, ini saya yakin adalah politik Air Asia belaka, dikarenakan sepinya penumpang, dan mereka seenaknya saja memperalat atau tepatnya memeras kami.

Kalau orang yang punya uang, mungkin tidak masalah. Tapi, bagi yang tidak punya uang? Ada kemarin itu seorang nenek akhirnya pulang lagi ke rumah dengan menangis karena uang dia hanya tinggal 5.000 perak, dan Air Asia tetap tidak mengambil tindakan apa pun. Sungguh tidak berperikemanusian. Itu pesawat bung, bukannya angkot.

Kami baru sekali ini bepergian dengan Air Asia, dan kami bisa pastikan tidak akan pernah lagi bepergian dengan Air Asia. Yang saya tulis ini bukan bentuk complaint kepada Air Asia, karena percuma complaint pada mereka, karena mereka tidak punya attitude dan juga knowledge yang baik.

Saya hanya ingin mengimbau agar hati-hati dengan Air Asia. Kalau perlu jangan pernah bepergian dengan menggunakan jasa Air Asia.

Biaya promosi yang dia tawarkan di TV dan internet pun sebenarnya menjebak. Harganya tidak semurah yang mereka katakan. Jatuhnya sama dengan biaya pesawat lainnya, ya dia lebih murah sedikit sekali seharga snack dan foods, ya wajar karena tidak disediakan snack ataupun foods.

Siti Lasmaria
Cipulir Jakarta
lasma.depari@tassaxia.com
08121047374


Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait