Keluhan
Saya pelanggan setia Telkomsel sejak lebih kurang 10 tahun yang lalu. Kesetiaan ini adalah karena typical saya yang kadang sulit beradaptasi dengan hal-hal yang baru. Termasuk keengganan saya dalam ganti-ganti nomor telepon handphone (HP). Tapi, untuk saat ini saya akan bertekad meninggalkan Telkomsel. Walau harus sibuk memberikan nomor telepon yang baru kepada rekan bisnis, teman, saudara, dll..
Pasalnya, saya beberapa kali telat membayar karena lupa yang hanya selang 2 hari terlambat sudah diputus. Tarif lebih mahal dari operator lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat itu saya mencoba menghubungi nomor 111 jam 5 pagi untuk menanyakan jumlah tagihan yang dijawab oleh mesin penjawab. Ketika saya memilih nomor pilihan untuk mengetahui jumlah tagihan dengan jawaban data tidak ditemukan.
Pada akhirnya saya coba memilih nomor pilihan menghubungi Customer Service dengan pilihan bahasa Indonesia, untuk menanyakan jumlah tagihan dan data yang tidak ditemukan tersebut di mesin penjawab.
Ketika tersambung dengan Customer Service semula saya ditanya data-data saya dan saya sampaikan permasalahan saya kalau data tagihan saya selalu tidak muncul apabila saya tekan nomor pilihan jumlah tagihan. Kemudian saya diminta menunggu dan terputus.
Saya coba hubungi nomor Customer Service lagi diterima oleh orang yang sama dan diminta menunggu lagi dan terputus. Coba saya hubungi lagi dengan pilihan-pilihan yang lama dan menghabiskan waktu. Sampai di nomor pilihan Customer Service terputus lagi.
Berkali-kali menghubungi lagi memilih nomor pilihan-pilihan yang sangat lama sampai di nomor pilihan Customer Service tidak diangkat dan terputus-terputus terus. Sungguh membosankan dan saya punya feeling sambungan ini diputus dengan sengaja. Sampai saya merasa sangat jengkel.
Kemudian saya mencoba menghubungi kembali menggunakan nomor pilihan bahasa Inggris. Baru hubungan telepon saya diangkat dan yang menerima adalah orang yang sama, karena dia langsung menyebut nama saya, yang setelah pembicaraan mengaku bernama Milo.
Saya coba tanyakan kenapa anda tidak mau menerima telepon saya kalau menggunakan pilihan bahasa Indonesia. Dengan jawaban cengar-cengir menurut saya kurang sopan santunnya.
Begitukah Telkomsel dalam melayani pelanggannya. Kok bisa ya perusahaan sebesar ini punya kualitas pelayanan seperti zaman dulu, membedakan bahasa dan discriminative terhadap pelanggan setianya. Β
Saya tidak bisa berikan punishment apa-apa kepada Telkomsel atas perlakuannya, kecuali menyetop sebagai pelanggannya walau sangat besar akibatnya terhadap saya karena nomor ini sudah dikenal oleh orang-orang selama 10 tahun. Β
Harapan saya ke depan agar Telkomsel jangan discriminative. Sadarkah anda banyak teman-teman saya yang sudah mulai meninggalkan Telkomsel karena tarifnya lebih mahal dari operator lain dan rigid. Β
Nursalam
Binong Permai Blok P 9 No 22 Tangerang
nslm19@yahoo.com
0811104681, 085710264098
Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait
(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.











































