Bulan Tertib Kereta Api Hanya Gertak Sambal

Suara Pembaca

Bulan Tertib Kereta Api Hanya Gertak Sambal

- detikNews
Selasa, 19 Feb 2008 14:55 WIB
Bulan Tertib Kereta Api Hanya Gertak Sambal
Keluhan
Saya adalah pengguna Kereta Api Jabotabek. Setiap hari kerja saya menggunakan jasa kereta api Pakuan Ekspres dari Bogor menuju Gambir, Jakarta.

Sungguh menggembirakan, mulai bulan Pebruari ini PT. KAI mencanangkan bulan tertib yang dibarengi beberapa tindakan yang bertujuan untuk meningkatkan ketertiban. Tentunya objek ketertiban tersebut diharapkan mencakup penumpang, petugas, dan jadwal keberangkatan/kedatangan.

Hasilnya, sangat terasa. Kereta (khususnya kereta ekspres yang saya gunakan) bersih, penumpang membayar sesuai harga, dan petugas kereta yang berwibawa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ternyata kegembiraan saya tidak berlangsung lama. Selang hampir satu minggu, kebiasaan lama itu muncul kembali. Kebiasaan lama itu adalah penumpang yang tidak tertib, petugas yang kolusi, dan jadwal yang memang sering sulit untuk ditertibkan.

Sangat menjengkelkan. Petugas kereta api secara terang-terangan "secara bijaksana" menerima pembayaran "harga damai" persis di sekeliling penumpang yang membeli tiket. Dan yang lebih mengagetkan, ternyata di gerbong paling belakang (biasanya gerbong pertama, dan atau gerbong ke delapan) "disediakan" bagi komunitas para penumpang yang menyimpang tadi.

Saya sangat prihatin dengan gertak sambal ini. Ternyata ketertiban yang dicanangkan hanya untuk gagah-gagahan. Petugas pemeriksa karcis yang garang di setiap stasiun ternyata tak ada gunanya. Kewibawaan yang ditunjukkan petugas dan awak kereta palsu belaka. Dan keretaku, kembali seperti dulu ...

Hikmatullah
Jl DR Wahidin No 1 Jakarta
aldanwar@gmail.com
0213866391



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads