Agar Tidak Ada 'Keajaiban' dari Citifinancial

Suara Pembaca

Agar Tidak Ada 'Keajaiban' dari Citifinancial

- detikNews
Selasa, 19 Feb 2008 09:07 WIB
Agar Tidak Ada Keajaiban dari Citifinancial
Keluhan
Saya masih ingat ketika tahun lalu saya menulis di detikcom juga tentang keluhan saya mengenai instansi ini. Ketika itu keluhan saya adalah saya tidak mengajukan aplikasi apapun. Tetapi, saya mendapatkan surat pemberitahuan tentang aplikasi KTA (Kredit Tanpa Agunan) saya ditolak. Berangkat dari pengalaman buruk ini, saya sudah antipati dengan semua marketing Citifinancial dan memutuskan tidak akan pernah berurusan dengan mereka lagi.

Namun, hanya karena bentuk toleransi saya sesama marketing (saya juga bekerja sebagai penjual dan sangat tahu bagaimana rasanya kalau ditolak mentah-mentah sementara kita tahu calon nasabah tersebut potensial) akhirnya saya 'terpedaya' juga dengan sales yang baru belajar itu.

Awal ditelepon saya tegas bilang tidak mau! Telepon lagi dan jawabku masih tidak mau! Sampai ada yang mengaku atasannya bernama Eko yang menelepon dan dengan segala kata-kata yang penuh dengan kepositifan itu mengatakan dia bisa proses dengan lebih baik lagi dan pengalaman buruk tempo hari takkan terulang lagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tanpa bermaksud mengatakan saya tidak salah karena saya juga punya andil salah karena tidak konsekuen dengan komitmen pribadi untuk tidak 'get in touch' lagi dengan instansi ini, akhirnya saya mau menyerahkan data-data untuk diproses. Terakhir, Eko membuat janji ketemu di kantornya di daerah Kedoya dan saya menepati janji untuk datang pada tanggal 13 Pebruari 2008 dengan membawa semua berkas asli yang diminta oleh Eko by phone + SMS.

Tiba di kantor Citifinancial, disambut oleh sekuriti dan ketika saya beritahu sudah ada janji dengan Eko, Bapak sekuriti tersebut meminta dokumen asli untuk difotokopi. Saya menunjukkan sikap agak enggan karena saya pikir saya harus bertemu Eko yang mengundang saya bertemu dan padanya akan saya serahkan dokumen asli tersebut. Tak lama kemudian Eko muncul dan mengatakan bahwa prosedurnya memang begitu, bahwa sekuriti bertugas memfotokopi dokumen tersebut langsung diambil dari tangan calon nasabah. Baiklah.

Tunggu punya tunggu hampir setengah jam menunggu, kok ya cuma disuruh duduk di ruang tunggu? Apa begini ya caranya Citifinancial melayani calon nasabahnya? Di ujung batas kesabaran saya, tiba-tiba dipersilahkan masuk menemui Officer Stella (?Not sure) – di benak saya, ke mana ini Eko? Janji ketemu dengan Eko, kok malah ketemu dengan Stella?
Baiklah.

Stella langsung bilang dokumen ini kurang lengkap yaitu masih kurang PBB. What? Lho? Di telepon anda bilang kalau perlu PBB kok? Karena dari datang pun sudah dikondisikan dengan keadaan yang tidak 'hangat' dan menjadi merasa calon nasabah ditempatkan sebagai pihak yang perlu dan tidak merasa adanya kepentingan dari pihak Citifinancial. Maka ketika kata pembukanya adalah kurang dokumen maka saya betul-betul tidak bisa toleransi lagi.

Dan yang paling parah, ketika saya katakan saya membatalkan rencana untuk ambil KTA dan saya meminta semua dokumen yang sudah di tangan Stella. Jawabnya tidak bisa karena tetap harus dilaporkan ke pusat. Apa pula yang mau dilaporkan kalau kita sebagai calon nasabah sudah tidak mau?

Saya tidak mau dibilang keledai kalau sampai terjatuh pada lubang yang sama, sehingga
ketika Stella tidak mau memberikan dokumen tersebut, dan ketika dia membalik-balik dokumen tersebut dan saya melihat aplikasi yang ada tanda tangan saya, saya merebut dan merobek persis di bagian tanda tangan. Dengan harapan tentu saja tidak akan dimasukkan ke dalam untuk proses.

Hasilnya saya dapat pemberitahuan ditolak atau diterima seperti yang pernah terjadi sebelumnya. Setelah insiden tersebut saya pergi meninggalkan Citifinancial dan Eko (kalau benar-benar ada) tidak muncul lagi. Bahkan ketika di-SMS pun tidak membalas apa-apa.

Sangat berbeda dengan pengalaman saya di instansi lain. Tapi, ya sudah. Lain lubuk lain ikannya begitu kata pepatah. Saya menulis ini pun, semata-mata agar tidak ada 'keajaiban' di bulan-bulan mendatang dari Citifinancial. Kalau sampai ada yang mencoba verifikasi data atau bahkan surat penolakan atau penerimaan maka dengan ini saya nyatakan bahwa aplikasi yang dimasukkan adalah palsu.

Retni Setiawaty
Taman Cikas Blok C6 No 17
Pekayon Jaya Bekasi 17148
retni.setiawaty@gmail.com
08161803064



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait