Penyelesaian Masalah Intern BII yang Tidak Profesional

Suara Pembaca

Penyelesaian Masalah Intern BII yang Tidak Profesional

- detikNews
Senin, 28 Jan 2008 08:47 WIB
Penyelesaian Masalah Intern BII yang Tidak Profesional
Keluhan
Saya pemegang kartu kredit BII Platinum dengan tabungan RKK. Hari Jumat, 18 Januari 2008 yang lalu saya melakukan penarikan uang yang ada pada tabungan RKK saya sejumlah USD 171.54 dan Rp 7.945,86.

Lalu selang waktu satu minggu kemudian tepatnya hari Jumat sore 25 Januari 2008 sekitar jam 5 sore saya mendapatkan telepon yang berasal dari nomor HP pribadi
(085921713435, 91654788, 9164788, 08170100102) yang mengaku adalah staf dari BII
Thamrin. Mereka telepon sampai berulang kali seperti kesan ingin menteror saya. Bahkan mengatakan ingin datang ke rumah saya langsung pada saat itu juga.

Lalu ternyata benar, mereka langsung datang ke rumah saya tanpa saya izinkan terlebih dahulu. Mereka datang bertiga dengan komposisi 1 orang wanita bernama Hana mengaku sebagai teller bank, 1 orang pria bernama Bambang Siswanto (NIP: 00012966) yang mengaku sebagai petugas Sekuriti BII, dan 1 orang pria mengaku sebagai atasan teller tersebut (saya curiga debt collector).

Mereka datang dengan tidak mengenakan tanda pengenal BII dan tidak menunjukkan surat pengantar dari BII untuk datang ke rumah saya. Lalu mereka "mengemukakan, mengakui dan meminta maaf" bahwa teller yang bernama Hana itu memang telah "melakukan kesalahan" pembayaran mata uang kepada saya. Yang seharusnya Rp 7.945,86, teller mengaku telah membayar ke saya berupa USD 7.945,86.

Mereka memperlihatkan kepada saya bukti penarikan yang telah saya tanda tangani dan saya tidak melihat adanya kesalahan dalam proses pembayaran tersebut. Lalu mereka memohon untuk mengembalikan uang kepada mereka "secara kekeluargaan" yang menurut mereka telah diberikan kepada saya.

Lagipula menurut prosedur yang ada di seluruh bank bahwa teller tidak bertanggungjawab atas kesalahan yang terjadi setelah nasabah meninggalkan kounter. Juga berlaku sebaliknya.

Kemudian keesokan harinya mereka datang kembali ke rumah saya untuk menyelesaikan
masalah mereka tersebut. Bahkan kali ini dengan membawa orang tua dan saudara si teller. Akan tetapi mereka tidak bertemu dengan saya karena waktu itu saya sedang
berada di kantor.

Melalui kasus ini, saya minta pihak BII untuk menyelesaikan masalah yang merupakan
kesalahan dan kelalaian intern BII ini kepada staf yang bersangkutan dan tidak dilimpahkan kepada nasabah. Jika memang pihak BII membutuhkan informasi dari pihak nasabah, saya minta diselesaikan dengan cara profesional yakni memakai nama perusahaan BII bukan dengan cara pribadi atau "kekeluargaan".

Mohon hal ini diperhatikan oleh seluruh jajaran Direksi BII secepatnya karena saya tidak ingin kedatangan pihak BII secara "pribadi" ke rumah saya untuk yang ketiga kalinya. Atas perhatian yang diberikan saya ucapkan terima kasih.

Tandy Setiawan
Kebon Jeruk 17 No.36A
Jakarta-Barat
08129416984
tandy_ciken@yahoo.com



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait