BCA Memang Arogan dan Menyebalkan

Suara Pembaca

BCA Memang Arogan dan Menyebalkan

- detikNews
Senin, 28 Jan 2008 08:18 WIB
BCA Memang Arogan dan Menyebalkan
Keluhan
Saya adalah nasabah Tahapan BCA (1981884740). Awal 2007 saya membeli sebuah rumah (secondary market) atas nama istri seharga 450 juta secara tunai (via personal loan di kantor 400 juta) dengan pertimbangan waktu dan kesibukan saya di luar kota saat itu.

Awal 2008 tertarik program Fix & Cap, saya bermaksud mengembalikan loan tersebut melalui pengajuan Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) BCA (Cabang Daan Mogot). Karena sertifikat tersebut atas nama istri, akhirnya diusulkan (Sdr Andre) agar yang mengajukan KPR adalah istri saya via joint income.

Setelah appraisal dan analisa, istri saya dihubungi analis kredit (Sdr Antony) bahwa kredit yang disetujui hanya 120-an juta. Padahal katanya nilai appraisal 430-an juta (28%?). Alasannya: penghasilan saya tidak jelas!

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Astaga, bagaimana bisa dapat personal loan dari tempat kerja sebesar itu jika penghasilan tidak jelas? Cukup mengherankan analisa tersebut datang dari bank sekelas BCA.

Sudah sering mendengar betapa sewenang-wenang dan mengecewakannya pengalaman mengajukan KPR via BCA dari rekan-rekan maupun saudara. Tapi, saya tidak yakin sampai hal ini terjadi. BCA memang arogan dan menyebalkan!

Peter IS
Citra 3 B13/22 Jakarta
peter_setyadjaja@yahoo.com
08127418777



Keluhan diatas belum ditanggapi oleh pihak terkait

(msh/msh)
Kirimkan keluhan atau tanggapan Anda yang berkaitan dengan pelayanan publik. Redaksi detikcom mengutamakan surat yang ditulis dengan baik dan disertai dengan identitas yang jelas. Klik disini untuk kirimkan keluhan atau tanggapan anda.


Berita Terkait